Sambut Kepastian Turnamen Pramusim, Teco Akui Kondisi Tak Mudah Untuk Bali United

Izin dari kepolisian untuk pelaksanaan bertajuk telah diberikan. Hal ini menjadi kabar baik untuk seluruh pelaku sepakbola yang sudah vakum sejak pertengahan Maret 2020.

Turnamen pramusim menjadi wadah yang bagus untuk adaptasi seluruh pihak dalam kembali melaksanakan kegiatan sepakbola. Nantinya, keberhasilan turnamen tersebut bakal menjadi tolok ukur dalam pelaksanaan kompetisi .

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, mengapresiasi pihak kepolisian yang akhirnya memberikan izin untuk kegiatan sepakbola. Sama seperti mayoritas pelaku sepakbola lainnya, Bali United juga benar-benar semringah dengan bakar tersebut.

“Kami dari Bali United harus terima kasih sama kepolisian sudah bisa kasih izin kompetisi. Kami bisa kembali bekerja di lapangan. Manajemen, pelatih, tim ofisial, dan juga pemain sangat senang mendengar berita hari (kemarin, 18 Februari),” tutur sosok yang akrab disapa itu.

Bali United sudah melaksanakan latihan selama kurang dari dua pekan, menjadi klub pertama dari Liga 1 yang menggelar persiapan menyambut musim 2021. Bagaimana pun, kondisi saat ini tidak akan mudah untuk Bali United.

“Ya, tidak mudah seperti Bali United yang terakhir bermain 15 Maret tahun lalu. Terus akan direncanakan kembali bertanding bulan Maret depan. Tentu tidak mudah untuk kembalikan kondisi. Saya pikir harus punya progres yang bagus biar tidak cedera,” ujar Teco.

Selain dihadapkan pada Liga 1, kompetisi resmi lainnya yang bakal dijalani Bali United adalah Piala AFC. Kepastian turnamen pramusim membuat Teco yakin bahwa tim bisa benar-benar siap ketika kompetisi sebenarnya dilaksanakan.

“Saat ada turnamen ini tentu bagus untuk punya persiapan di Liga 1 bagi semua tim. Semua proses pertandingan hingga protokol kesehatan bisa diterapkan saat turnamen ini. Saya pikir sangat penting untuk Bali United biar punya persiapan bagus di Liga 1 dan ,” tutup dia.

Piala akan dilaksanakan pada Maret hingga April, dengan 18 klub Liga 1 bakal ambil bagian, ditambah dua klub Liga 2, yakni PSMS Medan bersama . Total 20 klub tersebut akan bermain di empat kota pada fase grup. Masing-masing grup bakal dihuni lima klub. (goal.com)

Berita Terkait