Transfer Asnawi Jadi Sorotan, Media Korea Selatan Singgung Kegagalan 2 Bintang Vietnam di K-League

Transfer ke Ansan Greeners menyita banyak perhatian dari masyarakat Korea Selatan.

Mangkualam baru saja merampungkan masa karantina selama 14 hari.

Setelah selesai karantina, Asnawi langsung diperkenalkan oleh Ansan Greeners, Kamis (18/2/2021).

Pemain berusia 22 tahun itu dikontrak klub kasta kedua Liga Korea Selatan itu selama satu tahun dengan opsi perpanjangan.

Presiden Ansan Greeners, Hwa-seop Yoon, menyambut Asnawi dengan hangat.

Hwa-seop Yoon berharap kedatangan Asnawi akan memberikan dampak positf.

“Lebih dari seribu orang tinggal di Ansan, dan masih banyak lagi yang tinggal di kota besar Korea Selatan seperti Seoul,” kata Hwa-seop Yoon dikutip Bolanas dari laman resmi klub, (18/2/2021).

“Kami berharap Asnawi dapat memberikan yan terbaik, bukan hanya untuk fans Ansan, namun jua untuk mereka (warga di Korea Selatan).

Sementara itu, transfer Asnawi rupanya mendapat cukup banyak sorotan di Korea Selatan.

Banyak media Korea Selatan yang mengulas tentang kedatangan Asnawi Mangkualam.

Salah satunya adalah News Khan yang membuat artikel spesial untuk membahas transfer Asnawi.

Dalam artikelnya News Khan mengingatkan Asnawi akan tren buruk para pemain dari Asia Tenggara di Korea Selatan.

“Tidak banyak contoh pemain Asia Tenggara yang berhasil di Korea,” tulis News Khan.

Dari tiga pemain asal Asia Tenggara yang pernah mencicipi Liga Korea Selatan hanya ada satu pemain yang sukses.

Pemain yang sukses itu adalah Piayapong Pue-on.

“Di K-League sebelumnya, semua merasakan pahitnya kegagalan kecuali Piapong,” tulis News Khan.

Striker asal Thailand itu sukses memuncaki daftar top scorer dan assist K-League tahun 1985 lalu kala berseragam Lucky Venus.

Sementara itu ada dua pemain asal Vietnam yang dinilai gagal bersinar di K-League.

Mereka adalah Luong Xuan Truong (Incheon , Gangwon FC), dan Xuan Truong Long (Incheon United).

Keduanya dianggap masih minim konribusi.

Asnawi sendiri bertekad untuk bisa menaklukan Korea Selatan.

Manan pemain itu ingin bisa menembus tim kasta tertinggi Liga Korea Selatan.

“Saya akan bekerja keras agar saya bisa bermain sebagai titik awal,” pungkasnya. (bolanas)

Berita Terkait