Ini Alasan Menpora Turun Tangan Bantu Perizinan untuk PSSI dan PT LIB

Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora), Zainudin Amali, mengungkapkan alasan dirinya turut membantu PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Peran Zainudin di kancah sepak bola nasional telah dimulai sejak dirinya turut hadir dalam rapat dadakan bersama PSSI dan PT LIB di Stadion Batakan dalam acara pembukaan Liga 2 2020.

Saat itu, Menpora menjadi salah satu pihak yang ikut memutuskan penundaan kompetisi sepak bola di Indonesia.

Karena pandemi COVID-19 yang semakin mengkhawatirkan, Menpora harus menentukan nasib kompetisi sepak bola di Indonesia.

Ia pun mengenang kejadian tersebut saat melakukan pertemuan bersama para stakeholder sepak bola Indonesia secara virtual di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat.

“Bisa bayangkan kami harus mengambil keputusan (penghentian kompetisi) yang berat itu dalam waktu yang singkat. Kebetulan saya mendapat telepon dari Kemenkominfo bahwa dalam situasi ini Menpora harus memberi keputusan lanjut tidaknya kompetisi.”

“Tanpa tawar menawar PSSI, Exco, dan Operator Liga langsung setuju saat itu liga dihentikan,” katanya di Wisma Kemenpora yanag juga dihadiri oleh Bolasport.com, Kamis (18/2/2021).

Untuk itu, sampai hari ini Menpora terus memantau perkembangan kompetisi sepak bola yang ada di Indonesia.

Ia menegaskan bukan ingin mengintervensi PSSI dan PT Liga Indonesia Baru, melainkan membantu agar semua proses yang ada dapat berjalan lancar.

“Saya ikuti sampai hari ini karena betapa besar pengobranan kita ketika kompetisi diberhentikan. Bukan invervensi tetapi hanya membantu. Dari klub saya bisa merasakan susahnya, bahkan ada yang sampai dibubarkan,” jelasnya.

“PSSI beberapa kali punya rencana dalam mengadakan kembali kompetisi tetapi memang bukan salah PSSI, melainkan situasi yang tidak ada satupun orang mengetahui kapan COVID-19 berakhir,” tambahnya.

Ia pun menyampaikan, seandainya saat ini tidak ada pandemi, maka Kemenpora pun tidak akan bertindak sejauh ini.

Namun, karena situasi yang terjadi justru berkebalikan, Zainudin memutuskan untuk membantu agar gelaran kompetisi dapat kembali bergulir.

“Kalau ini situasi normal, saya tentu tidak akan terlibat sampai sejauh ini. Kondisi yang tidak normal, jadi tidak ada yang tahu bagaimana situasi ke depannya,” tuturnya.

Bantuan dari Menpora itu akhirnya membuahkan hasil.

Tepat hari ini, Kamis (18/2/2021), kpolisian memberikan izin kepada PSSI dan PT LIB untuk menggelar turnamen pramusim.

Rencananya turnamen yang dinamakan Menpora Cup 2021 itu akan berlangsung mulai 20 Maret hingga 25 April 2021. (bolasposrt)