Bukan Bintang Vietnam, Ini Alasan Asnawi Mangkualam Jadi Pemain Kuota ASEAN Pertama di K-League

Mangkualam menjadi pemain kuota ASEAN pertama di K-League, bukan pemain .

telah resmi diperkenalkan FC pada Kamis (18/2/2021).

Akun instagram pun turut memperkenalkan dengan mengunggah foto Asnawi Mangkualam.

Bek itu dikontrak Ansan Greeners FC dengan durasau satu tahun dengan opsi satu tahun perpanjangan.

Perekrutan Asnawi Mangkualam oleh Ansan Greeners disebut-sebut ada peran dari pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Dikabarkan, pihak Ansan Greeners sempat ragu, namun berkat rekomendasi Shin Tae-yong keputusan merekrut Asnawi dipilih.

Bergabung dengan Ansan Greeners, Asnawi pun mendapay nasihat dari Shin Tae-yong.

“Saya tahu seberapa kuat liga K League. Sehari sebelum saya berangkat ke Korea, Pelatih Shin [Tae-yong] mengajak saya keluar untuk makan siang dan memberi saya banyak nasihat, mengatakan bahwa Liga K adalah liga terkuat di Asia dan aku akan bisa belajar banyak,” kata Asnawi Mangkualam, dilansir BolaSport.com dari laman resmi K-League.

“Tapi aku juga harus bekerja keras untuk menjadi bagian utama tim,” ujarnya.

Asnawi sebenarnya bukan pemain ASEAN pertama di K-League.

Sebelumnya ada Nguyen Cong Phuong bermain di Incheon pada 2019 dengan status pinjaman.

Kemudian, Luong Xuan Truong bermain di Incheon United pada 2016 dan Gangwon FC pada 2017.

Akan tetapi, musim 2020 K-League memperkenalkan aturan kuota ASEAN di mana tim dapat merekrut pemain asing kelima; tiga dari negara mana pun di dunia, satu dari negara Konfederasi Sepak Bola Asia dan satu lagi dari salah satu 10 negara ASEAN.

Meskipun ada pemain di K-League dari wilayah tersebut seperti Nguyen Cong Phuong (Incheon United) dan Luong Xuan Truong (Gangwon FC, Incheon United) dala beberapa tahun terakhir, tetapi Asnawi adalah yang pertama menandatangani di bawah aturan baru tersebut. (bolasport)

Berita Terkait