Sebelum ke Persija, Marko Simic Sempat Kehabisan Uang Hingga Ngutang

Inilah kisah menyedihkan , yang sempat kehabisan duit jauh sebelum ke Persija Jakarta.

Penyerang asing Persija Jakarta, Marko Simic, kini dapat dikatakan sebagai salah satu pemain bintang di .

Bagaimana tidak? Marko Simic berhasil menjelma sebagai mesin gol Persija Jakarta sejak 2018.

Dilansir oleh BolaSport.com dari Transfermarkt, Marko Simic sudah menciptakan 47 gol di Liga bersama Persija Jakarta selama tiga musim.

Simic pun juga sudah sempat menyabet raja gol di beberapa ajang kompetisi sepak bola Tanah Air.

Penyerang asal Kroasia tersebut menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Presiden 2018 dan 2019.

Raihan gelar individunya itu pun juga dilengkapi dengan keberhasilan Marko Simic membantu Persija Jakarta meraih trofi.

Simic turut membantu Persija pada musim 2018 dengan meraih treble winners alias tiga gelar dalam satu musim.

Tiga titel yang dicapainya bersama Persija Jakarta tersebut yakni Boost Sports Super Fix Cup 2018, Piala Presiden 2018, dan Liga 1 2018.

Dengan capaiannya itu, tak salah kalau Marko Simic merupakan pemain dengan nilai pasar termewah di Persija saat ini.

Berdasarkan data Transfermarkt, Simic memiliki market value termahal di Persija sekarang dengan harga sebesar 450 ribu euro atau sekitar 7,6 miliar rupiah.

Kesuksesan yang diraih oleh mantan pemain U-21 Kroasia tersebut tentunya tidak terlepas dari penampilan gemilangnya bersama Persija.

Namun siapa sangka, Marko Simic pernah mengalami kesulitan jauh sebelum datang ke Persija Jakarta.

Hal ini disampaikan langsung oleh Simic kepada media asal Serbia, Blic Sport, 12 Februari 2021.

Super Simic, julukan Marko Simic, sempat merasakan dalam kehidupan sulit dengan tidak memiliki banyak uang.

Bahkan, pemain berusia 33 tahun tersebut sampai-sampai pernah ngutang.

Marko Simic pernah minjam uang untuk dirinya memulai kariernya ke Asia dengan mencoba merumput di pada sekitar tahun 2015 silam.

“Pada usia 26, 27 tahun, Anda merasa hampir selesai sebagai seorang pesepak bola profesional. Saya pergi ke Asia untuk beberapa latihan, karena Anda selalu pergi ke sana untuk latihan,” kata Marko Simic seperti dikutip oleh BolaSport.com dari Blic Sport.

“Saya sempat kehabisan uang. Saya pun pernah meminjam uang untuk membeli tiket pesawat. Itu terjadi lima tahun lalu, ketika saya akan pergi ke Vietnam,” ujar Simic.

Perlu diketahui, Marko Simic menapakkan kakinya untuk berkarier di Asia dengan merumput di pada 2015-2016.

Di Liga Vietnam, Simic pernah memperkuat tiga klub yakni Becamex Binh Duong, Dong Thap, serta Long An.

Super Simic sempat menorehkan tinta emas untuk Becamex Binh Duong dengan menjuarai Liga Vietnam 2015 dan Piala Vietnam 2015.

“Ya saya pernah main di Becamex, tim yang sangat kuat dan besar. Kami juara dan menang piala liga dalam tahun yang sama,” tutur Simic kepada wartawan termasuk BolaSport.com, Februari 2019.

“Dan itu adalah tahun terbaik dalam klub itu. Saya pun menjadi pemain Eropa pertama yang menang liga Vietnam. Pencapaian dan pengalaman yang bagus buat saya,” ucap pemain berpostur 187 cm tersebut. (bolasport)

Berita Terkait