General Manajer Arema FC Ungkap Satu Alasan Kuat Klub Pilih ‘Gantung’ Nasib Pemain

FC rupanya masih belum mau memberikan kepastian kepada sejumlah pemainnya meski sempat menyatakan ingin mempertahankan nama yang ada.

General Manajer , , menyatakan bahwa manajemen memang akan mempertahankan sejumlah nama pemain untuk kompetisi 2021.

Sejauh ini baru dua nama pemain saja yang benar-benar telah dilepas oleh manajemen Arema FC.

Kedua pemain tersebut adalah dan .

“Kalau mereka tanya ke saya ya saya katakan kalian dipertahankan bagi yang diperpanjang,” ujar Ruddy dikutip Bolasport dari Surya Malang.

Menariknya, meski berniat akan mempertahankan sejumlah nama, kenyataannya hingga saat ini belum ada satu nama pemain Arema FC yang kontraknya diperpanjang.

Ruddy Widodo sendiri punya alasan mengapa pihaknya masih menggantungkan masa depan sejumlah pemain untuk sementara ini.

Menurut sang general manajer, masalah keuangan adalah faktor yang membuat manajemen menunda perpanjangan kontrak.

Sebab jika kontrak sudah diperpanjang dan liga kembali ditunda, maka Arema FC akan menanggung beban finansial yang tinggi.

“Ya tapi mohon bersabar untuk kontrak, semua menunggu izin dari kepolisian (untuk ),” ujar Ruddy Widodo.

“Semua klub kondisinya sama saat ini, kami tidak ingin sudah ngontrak pemain, tapi tidak tahu kapan sepak bola dimulai.”

“Sama saja berat di ongkos dan lama-lama klub yang tidak kuat,” tambahnya.

Maka, sebagai ganti dari surat perpanjangan kontrak, pihak Arema FC memilih melakukan kesepakatan secara lisan kepada sejumlah pemain.

“Jadi sementara ini baru kesepakatan lewat lisan,” ujar Ruddy Widodo singkat saja.

Kesepakatan lisan yang diberikan oleh manajemen Arema FC ini untuk sementara waktu terbukti ampuh dalam pelaksanaannya.

Hingga saat ini belum ada nama baru pemain Singo Edan yang menyatakan secara terbuka untuk meninggalkan klub.

Padahal hal ini sudah boleh dilakukan mengingat sudah tidak ada kontrak resmi yang mengikat antara Arema FC dan pemain. (bolasport.com)

Berita Terkait