5 Pemain Spesialis Pemecah Kebuntuan di TC Timnas Indonesia Proyeksi SEA Games: Juru Selamat pada Waktu yang Tepat

Pelatih Shin Tae-yong memanggil 36 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan proyeksi 2021. Di antara nama-nama yang dipanggil, ada sosok yang punya peran ganda, yakni sebagai pengatur serangan sekaligus pemecah kebuntuan.

Pada era sepak bola modern, tugas mencetak gol tak lagi dibebani kepada penyerang murni. Belakangan, ada gelandang-gelandang serang yang rajin menyumbang gol kala timnya kesulitan memecah kebuntuan.

Para gelandang serang ini dibekali kemampuan individual yang mumpuni hingga tembakan akurat. Sesekali, tembakannya itu mampu menjadi umpan matang dan juga gol.

Hal itulah yang membuat pemain dengan kemampuan seperti itu sengaja disisipkan sebagai senjata terakhir dalam membobol gawang lawan. Skenario itu bisa diterapkan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia proyeksi SEA Games 2021.

Banyak gelandang serang Indonesia yang memiliki peran ganda di lapangan. Mereka menjelma menjadi sosok yang punya peran penting di balik kesuksesan tim yang dibelanya.

Bola.com mengumpulkan lima gelandang serang dengan kemampuan lain berupa pemecah kebuntuan. Berikut ini lima gelandang yang juga andal dalam mencetak gol dan siap menjadi senjata tambahan di Timnas Indonesia SEA Games 2021.

Yakob Sayuri

Yakob Sayuri merupakan gelandang sayap dengan kemampuan mumpuni. Pemain itu punya kelincahan dan kecepatan berlari.

Yakob Sayuri juga memiliki akurasi tembakan yang bagus. Hal itu telah dibuktikan dengan mencetak gol pemecah kebuntuan buat PSM di .

Paket lengkap yang dimiliki Yakob Sayuri membuatnya siap diandalkan oleh pelatih Shin Tae-yong. Meski demikian, Yakob Sayuri harus bekerja keras mengingat ketatnya persaingan di sektor sayap dan lini tengah Timnas Indonesia proyeksi SEA Games 2021.

Irfan Jauhari merupakan pemain andalan Shin Tae-yong di . Penampilan apiknya membuat pelatih Shin Tae-yong memboyongnya ke Timnas Indonesia proyeksi SEA Games 2021.

Irfan Jauhari awalnya merupakan seorang penyerang murni. Namun, melalui skema andalan 4-3-3 akhirnya Shin Tae-yong memberikan peran yang lebih melebar ke sayap untuk Irfan Jauhari.

Skema itu ternyata sukses mendongkrak performa Irfan Jauhari. Pada pemusatan latihan di Kroasia, Irfan memiliki peran ganda sebagai pengatur serangan dan juga mampu diandalkan untuk mencetak gol karena andal menusuk dari kiri ke tengah lini pertahanan lawan.

Adam Alis

Adam Alis sejatinya merupakan gelandang pengatur serangan di klub dan Timnas Indonesia. Adam Alis andal membaca pergerakan rekan setimnya untuk memberikan operan terukur.

Pemain berusia 26 tahun itu sering memanjakan rekannya yang ada di lini depan. Adam Alis juga rajin membantu serangan.

Selain itu, Adam Alis juga memiliki tembakan keras yang akurat. Tak jarang, Adam Alis melepaskan tembakan spekulasi yang berakhir gol.

Kemampuan inilah yang bisa dimanfaatkan Adam Alis bersama Timnas Indonesia. Adam Alis bisa menjadi opsi lain pemecah kebuntuan andai sektor depan menemui kesulitan.

Osvaldo Haay

Osvaldo Haay memiliki kualitas yang tak perlu diragukan lagi di lini depan. Pemain berusia 23 tahun itu adalah sosok pemain sayap yang tajam dan memiliki kelincahan di Timnas Indonesia.

Osvaldo sejatinya berperan sebagai gelandang sayap. Namun, pemain berusia 22 tahun juga memiliki kemampuan lain, yakni mencetak gol.

Pada SEA Games 2019 bersama Timnas Indonesia U-22, Osvaldo membuktikan ketajamannya di lini depan. Pemain asal Papua itu sukses mencetak delapan gol sekaligus menyabet predikat top scorer bersama pemain Vietnam, Ha Duc Chinh.

Shin Tae-yong akan punya opsi lebih ketika memainkan Osvaldo Haay di dalam timnya. Efisien dan cepat dalam membangun serangan dari sisi sayap, dan tajam ketika dipercaya menjadi seorang striker di lini depan.

Evan Dimas

Tak bisa dimungkiri Evan Dimas adalah gelandang serang lokal dengan kemampuan memukau. Kepiawaian Evan di lini tengah selalu menjadi motor serangan buat Timnas Indonesia.

Meskipun berperan sebagai gelandang, namun Evan juga bisa diandalkan dalam urusan mencetak gol. Hal itu selalu dilakukan Evan ketika penyerang kesulitan membobol gawang lawan.

Evan Dimas sudah mencetak dua gol di Shopee Liga 1 2020 dalam dua laga yang dimainkannya bersama Jakarta. Hal itu sudah cukup menggambarkan kualitas dari pemain berusia 25 tahun tersebut.

Berita Terkait