PSSI Berencana Kumpulkan Semua Ketua Supporter dari Setiap Klub

Usai lakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, PT LIB serta Kepolisian, PSSI sudah memiliki rencana untuk ke depannya.

Agar para suporter dapat mematuhi peraturan yang ada, PSSI berencana untuk bertemu dengan ketua suporter setiap klub.

Maksud dari pertemuan PSSI dan ketua suporter adalah guna menghimbau agar para fans tidak memaksakan diri untuk datang ke stadion.

Pasalnya adanya suporter di sekitaran stadion dapat berakibat pada keberlangsungan izin kompetisi.

Bisa jadi pihak Polri urung memberi izin untuk Liga 1 dan Liga 2 seandainya ada suporter yang nekat datang ke stadion.

Untuk itu, PSSI berinisiatif menghelat pertemuan tersebut dengan meminta bantuan kepada kepolisian.

Alasannya karena jangkauan kepolisian yang sangat luas sehingga dapat menjangkau sampai ke cakupan yang lebih kecil.

“Kami juga meminta kepada kepolisian untuk membantu kami mengadakan pertemuan dengan para ketua suporter. Katakanlah di Malang, itu kan ada Kapolres, ada Bupati, Asprov, Askab, dan ketua suporter,” katanya awak media termasuk Bolasport.com, Rabu (10/2/2021).

Tidak hanya ketua suporter, PSSI juga berencana melakukan pertemuan dengan para pemilik klub.

Pembahasannya tentu terkait regulasi, rencana dan keberlangsungan kompetisi.

“Nah nanti kami bicarakan. Kami juga nantinya akan head to head berbicara dengan ketua suporter dan pemilik klub. Ya sekali lagi kami memohon kepada suporter, karena ini menjadi hal peting. Nanti juga kan ada pramusim, nah di situ akan dinilai,” jelasnya.

PSSI juga mengatakan bahwa parameter perizinan kompetisi dilihat dari kesuksesan pramusim.

Jika keberlangsungan pramusim berjalan dengan baik, maka dapat dipastikan bahwa liga 1 nantinya akan diberikan izin untuk kembali bergulir.

“Jika pramusim sukses, yang lainnya bisa berjalan lancar. Tetapi jika tidak sukses kemungkinan kompetisi tidak diperbolehkan,” pungkasnya.