Liga 1 Masih Gelap, Shin Tae-yong Minta Indonesia Tiru Korea

Shin Tae-yong gelisah terus vakum. Gara-gara ketidakjelasan kompetisi, kondisi fisik para pemain jeblok.

Pelatih proyeksi itu prihatin dengan kebugaran para pemainnya yang sangat tidak layak.

Shin Tae-yong ingin Liga 1 musim ini segera bergulir. Dia berharap kompetisi di bisa meniru 1 di Korea Selatan yang tetap berjalan di tengah pandemi COVID-19.

K League menjadi kompetisi pertama di Asia yang kembali bergulir saat wabah virus corona pada Mei 2020. Pertandingan mulanya digelar tanpa penonton, namun pelan-pelan dibatasi maksimal 25 persen dari kapasitas stadion.

“Memang Liga 1 harus bergulir. Jadi jujur, saya tidak tahu mengapa kompetisi di Indonesia tidak bisa dijalankan,” kata Shin Tae-yong, Rabu (10/2/2021).

“Lihat Liga Korea Selatan, kompetisi jalan meski tanpa penonton. Namun, lama-lama penonton boleh hadir namun dibatasi 25-30 persen.”

“Saya berharap Liga 1 dapat dijalankan dan berharap kerja sama Kapolri untuk mengizinkan kompetisi,” tutur pelatih asal Korea Selatan itu.

Shin Tae-yong memanggil 36 pemain, yang lalu mengerucut ke 35 nama untuk pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jakarta pada 8-28 Februari 2021.

Baru latihan beberapa kali, ia sangat tidak puas dengan kondisi fisik para pemainnya. Kebugaran dan kawan-kawan jauh di bawah batas normal.

“Saya memang sampaikan ke Ketua , , jujur selama setahun kompetisi tak bergulir, sangat susah untuk pemain meski mereka latihan pribadi,” jelas Shin Tae-yong.

“Untuk membuat kondisi fit 100 persen susah sekali. Saat ini, kondisi fisik para pemain hanya 30 persen. Jadi, mereka perlu meningkatkan latihan fisik dan kekuatan,” ucap pelatih berusia 50 tahun itu.

Berita Terkait