Hanya Perjanjian Lisan, Arema FC Minta Komitmen Para Pemain

rampung melakukan evaluasi terhadap tim pelatih dan pemain sebagai bentuk persiapan untuk menyongsong 2021. Semua dilakukan manajemen secara personal dengan menghubungi anggota tim satu persatu.

Hasil diskusi tersebut, hanya empat orang yang dibebaskan oleh manajemen dengan rincian dua staf pelatih dan dua orang pemain.

Keempatnya dipersilahkan untuk mencari dan menerima tawaran dari klub lain.

Sementara, 90 persen lebih anggota skuad Singo Edan musim 2020 dipertahankan termasuk duo Brasil Caio Ruan dan .

Akan tetapi, manajemen FC belum bisa memberikan tindak lanjut berupa kesepakatan hitam di atas putih.

Sehingga, semua anggota tim yang dipertahankan hanya diikat dengan komitmen secara lisan.

Alasannya, hingga saat ini belum ada kejelasan atau minimal jaminan Liga 1 2021 digelar.

Pengalaman pahit sebelumnya membuat Arema FC lebih berhati-hati mengambil langkah.

Manajemen berharap pemain-pemain yang diproyeksikan jadi fondasi pada musim 2021 bisa menjaga komitmen yang sudah diberikan selama masa tunggu ini.

“Pemain lain sudah pasti dikontrak (Selain dua pemain yang dibebaskan). Namun, tolong pengertiannya kontrak baru (akan diberikan) begitu izin keluar. Pasti akan langsung kontrak resmi,” kata General Manager Arema FC, .

Penyerang Arema FC, Kushedya Hari Yudo (tengah) diapit dua pemain Persela pada laga kedua Grup B 2020 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis, 13 Februari 2020.

Beberapa pemain Arema FC sendiri dikabarkan tengah diminati beberapa klub. Bahkan beberapa pemain mengakui sudah ada beberapa tawaran dari klub luar selama masa tunggu ini.

Salah satunya Dedik Setiawan. Pemain asli Malang tersebut mengakui mendapatkan tawaran dari klub . Namun pemain berjuluk Dedik Drogba menegaskan komitmennya bersama Arema FC.

Selain itu, dia juga berat meninggalkan istri yang baru melahirkan buah hati pertamanya pada akhir 2020u.

Selain Dedik, Kushedya Hari Yudo juga santer dikaitkan dengan klub Malaysia Super League Pahang FC.

Hingga saat ini belum ada penyelesaian dari isu tersebut, mantan pemain tersebut mengungkapkan punya keinginan untuk bermain di Malaysia.

Ruddy Widodo berharap para pemain bisa saling menjaga komitmen. Arema FC sendiri tidak pernah memberikan setengah-setengah kepada para pemainnya.

“Mohon pengertiannya dari pemain, kan waktu tidak ada sepak bola manajemen berusaha memenuhi kewajiban, memenuhi hak kalian (pemain).”

“Tolong sabarlah sedikit menunggu izin keluar nanti langsung kami kontrak,” pungkasnya. (Kompas.com)

Berita Terkait