Dipinjam Newcastle Jets, Syahrian Abimanyu Akan Mengulang Kisah Bareng Sriwijaya FC di Liga 1 2018

barangkali akan mengingat momen di saat bergabung di Liga Australia.

Pemain muda , Syahrian Abimanyu, telah diresmikan sebagai pemain baru klub Liga Australia, Newcastle Jets.

Syahrian Abimanyu datang ke Newcastle Jets sebagai pemain pinjaman dari klub terbesar Liga , Johor Darul Takzim.

Dengan bergabung Newcastle Jets, Syahrian Abimanyu akan mengulang perjalanan bersama FC di zona degradasi.

Syahrian Abimanyu tercatat menjalani karier senior perdana pada Liga 1 2018 bersama Sriwijaya FC.

Pada musim itu, Abimanyu yang baru berusia 18 tahun bermain dalam delapan laga dan mencatatkan dua assist.

Abimanyu pada akhirnya gagal menyelamatkan Sriwijaya FC dari zona degradasi setelah menempati peringkat ke-17 klasemen akhir Liga 1 2018.

Pada musim berikutnya, Abimanyu memperkuat yang mengakhiri musim di peringkat ke-5 klasemen akhir Liga 1 2019.

Saat bergabung Johor Darul Takzim, Abimanyu sebenarnya berpeluang memperkuat tim yang rutin berada di puncak klasemen.

JDT merupakan kampiun dalam tujuh musim terakhir, sejak musim 2014 hingga 2020.

Namun, Abimanyu kini harus menjalani masa peminjaman di Newcastle Jets.

Newcastle Jets saat ini duduk di posisi juru kunci A-League dengan koleksi 4 poin dalam 6 laga.

Posisi tersebut barangkali akan mengingatkan Abimanyu dengan pengalaman terdegradasi bersama Sriwijaya FC.

Gelandang Sriwijaya FC, Syahrian Abimanyu dalam pertandingan perdana Grup A Piala Presiden 2018

stefanusarn

Gelandang Sriwijaya FC, Syahrian Abimanyu dalam pertandingan perdana Grup A Piala Presiden 2018

Meski begitu, posisi Newcastle Jets terbilang aman lantaran A-League tak mengenal degradasi.

Newcastle Jets tetap akan mengikuti kompetisi A-League yang hanya diikuti 12 klub pada musim depan.

Sementara itu, pelatih Newcastle Jets, Joel Griffiths, menyambut baik kedatangan Abimanyu.

“Dia masih muda tapi memiliki banyak skill yang dibutuhkan pemain menyerang,” ucap Griffiths di situs resmi klub (5/2/2021).

“Anda tidak bisa mengajari insting, dan insting bermain (Abim) sungguh mengagumkan.”

“Dia pemain yang tidak mementingkan diri sendiri, mentalitas tersebut membuat saya yakin dia bisa langsung masuk tim utama kami,” tandasnya.

Berita Terkait