Tolak Tawaran Menggiurkan dari Luar Negeri, Ilija Spasojevic Terinspirasi Alessandro Lucarelli

Penyerang , resmi memperpanjang kontrak selama tiga tahun di . Ternyata, legenda hidup Parma, Alessandro Lucarelli menjadi inspirasi .

Lucarelli merupakan simbol kesetiaan dari pemain sepak bola kepada klubnya. Ketika Parma dinyatakan bangkrut tahun 2015, Parma dilempar dari Serie A ke Serie D, tapi Lucarelli tetap setia.

Parma yang kemudian jadi SSD Parma Calcio 1913 membuat prestasi luar biasa. Tiga musim beruntun Lucarelli berhasil mengantarkan timnya promosi. Akhirnya pada musim 2018/2019, Parma kembali ke Serie A.

Mengembalikan Parma ke Serie A merupakan sebuah janji Lucarelli. Dia menepatinya untuk kemudian pensiun sebagai pemain pada usia 40 tahun. Sebagai bentuk penghormatan, Parma kemudian memensiunkan nomor punggung 6 milik Lucarelli.

Kisah ini begitu menyentuh pencinta sepak bola sedunia. Tak terkecuali Spaso. Dia bahkan ingin mengikuti jejak Lucarelli dengan setia bersama Bali .

Ketika belum jalan dan tawaran dari luar negeri berdatangan, Spaso memilih setia. Spaso menolak tawaran menggiurkan dari luar negeri dan pilih menandatangani perpanjangan kontrak selama tiga tahun.

“Situasi ini (kompetisi terhenti) tidak akan selamanya. Kita akan main lagi, akan kembali. Semua akan kembali normal. Saya mau di sini meski sekarang tidak terlalu normal. Seperti cerita tentang kapten Parma (Lucarelli), saat Parma turun, kapten tetap bertahan,” ucap Spaso, Kamis (14/02/21).

Spaso tak membeberkan klub mana saja yang menginginkannya. Namun, tentu saja klub-klub itu menawarkan gaji yang lebih besar. Tapi sekali lagi, Spaso menegaskan kesetiannya bersama Bali United.

“Cerita seperti itu sangat saya suka (Lucarelli). Semua bukan tentang uang saja. Uang bukan segalanya,” tutur Spaso.

Spaso kini bersiap untuk kembali ke program . Dia telah mengikuti Swab Test PCR di Mes Bali United, Kamis pagi. Setelah hasil Swab Test PCR keluar, Bali United akan memulai latihan lagi.

Berita Terkait