Satu Hal yang Bisa Buat Asnawi Mangkualam Gagal di Korea Selatan

Pelatih , , menyebut satu hal yang bisa membuat Mangkualam gagal di Korea Selatan.

sebentar lagi akan memulai babak baru dalam perjalanan kariernya sebagai pesepakbola profesional.

Pemain 21 tahun itu sedikit lagi akan resmi menjadi bagian dari skuad klub kasta kedua Liga Korea Selatan, FC.

Saat ini Asnawi sudah berada di Negeri Ginseng dan tengah menjalani karantina mandiri.

Selepas 14 hari, Asnawi akan segera menandatangani kontrak profesional dengan Ansan Greeners.

Terbukanya gerbang karier Asnawi di Korea Selatan tak bisa dilepaskan dari campur tangan pelatih , Shin Tae-yong.

Sudah menjadi rahasia umum, juru taktik 51 tahun itu menjadi sosok yang merekomendasikan Asnawi kepada pelatin Ansan Greeners, .

Shin Tae-yong percaya, Asnawi bisa menjadi salah satu pemain besar dalam dunia sepakbola Korea Selatan.

Namun, mantan juru latih timnas Korea Selatan itu juga menyebut satu hal yang bisa membuat Asnawi gagal meniti karier di Negeri Ginseng.

Satu hal itu adalah ketidakmampuan beradaptasi karena rindu pada Tanah Air.

“Intinya adalah adaptasi. Kultur pasti berbeda. Asalkan dia tidak homesick, semua pasti mulus,” ucap Shin Tae-yong dikutip Bolasport.com dari Youtube Sports-G Korea.

Meski begitu, Shin percaya bila Asnawi bisa mengatasi persoalan itu.

Dengan demikian, Asnawi tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang didapatkannya kali ini.

“Saya sudah melihat kemampuan dia selama satu tahun. Dia pasti bisa berhasil,” tambahnya.

Di sisi lain, Shin Tae-yong juga sudah meminta kepada tim pelatih dan manajemen Ansan Greeners FC untuk menjaga Asnawi.

Shin berharap seluruh elemen tim Ansan Greeners bisa membantu bek sayap andal itu untuk beradaptasi dengan suasana dan kondisi yang baru.

Jika proses adaptasi itu berjalan lancar, Shin percaya Asnawi bisa memberikan kontribusi yang besar bagi klubnya.

“Satu yang ingin saya tekankan ke mereka (manajemen Ansan Greeners), tolong buat Asnawi beradaptasi dengan baik,” tutur Shin Tae-yong.

“Adaptasi adalah yang terpenting untuk pemain asing.”

“Jika Asnawi berhasil beradaptasi dengan baik, dia tidak ada bedanya dengan pemain Korea lainnya,” ujarnya.

“Stamina dia, cara dia bermain bola tidak akan ada bedanya. Dia juga punya semangat,” katanya mengakhiri.

Berita Terkait