PSSI Ingin Kirim Timnas Indonesia U-22 ke Korea Selatan & Uni Emirat Arab

PSSI menginginkan timnas Indonesia U-22 dapat melakoni pemusatan latihan (TC) di luar negeri setelah melakukannya di Jakarta. Kali ini Korea Selatan dan Uni Emirat Arab yang menjadi sasaran PSSI untuk menggelar TC.

Pelatih Shin Tae-yong telah memanggil 36 pemain untuk menjalani TC di Stadion Madya dan Hotel Fairmont pada 8-28 Februari. TC ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi SEA Games 2021 di Vietnam pada November.

Pelaksana tugas (Plt) sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan, rencana melakukan TC di luar negeri merupakan bagian dari program Tae-yong untuk timnas U-22. Kendati demikian, Yunus belum memastikan waktunya, dan enggan membeberkan secara detail.

“Itu merupakan road map dari pelatih Shin Tae-yong dan direktur teknik PSSI (Indra Sjafri),” kata Yunus diwartakan laman kantor berita Antara.

Pernyataan Yunus diamini Indra. Menurut mantan pelatih timnas U-19 ini, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam menentukan TC di luar negeri, salah satunya lawan uji coba.

“Kami memilih tempat TC berfasilitas bagus, dan banyak calon lawan uji coba yang berkualitas [di sana],” kata Indra.

Itu akan menjadi kali pertama timnas U-22 menggelar TC di luar negeri di bawah asuhan Tae-yong. Selama ini juru taktik asal Korsel tersebut lebih fokus mempersiapkan timnas U-19, karena Indonesia awalnya bakal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Namun ajang ini terpaksa dibatalkan akibat pandemi virus Corona. Walau begitu, FIFA telah memastikan Indonesia tetap menjadi tuan rumah ajang serupa yang digelar pada 2023.

Di lain sisi, menggelar TC di UEA tentunya akan memberikan keuntungan tersendiri terhadap beberapa pemain jika Tae-yong tidak melakukan banyak perubahan komposisi untuk timnas senior.

Dari 36 nama yang dipanggil, beberapa diantaranya berstatus pemain senior, seperti Evan Dimas, Nadeo Argawinata, Dendy Sulistyawan, Kushedya Yudo, Miftahul Hamdi, Arif Satria dan Sidik Saimima.

Seperti diketahui, sejumlah negara ASEAN di Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia telah mengajukan usulan agar seluruh laga sisa digelar di UEA pada Juni. Meski hasil akhir tidak menentukan, karena Indonesia sudah tersingkir, setidaknya pemain dapat merasakan atmosfer kompetisi.