3 Fakta Newcastle Jets, Tim Baru Syahrian Abimanyu yang Pernah Hadapi Persija

Bintang muda , , resmi bergabung ke tim kasta teratas Liga Australia (A-League), Newcastle Jets.

Hal itu dimumkan oleh Newcastle Jets pada Jumat (5/2/2021) pagi WIB.

Syahrian Abimanyu bergabung ke Newcastle Jets dengan status pemain pinjaman hingga akhir musim 2020-2021 dari tim asal Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT).

Pemain kelahiran 25 April 1999 itu “terpaksa” dipinjamkan karena stok pemain asing JDT untuk mengarungi kompetisi musim ini sudah penuh.

Dikutip dari situs Newcastle Jets, Syahrian Abimanyu saat ini sudah berada di Sydney, Australia, dan akan bergabung dengan tim setelah menyelesaikan isolasi mandiri.

Newcastle Jets merupakan tim sepak bola Australia yang terbentuk pada 2000, dengan nama awal adalah Newcastle Jets.

Newcastle Jets dibentuk oleh salah seorang pengusaha Australia, Con Constantine, setelah tim Newcastle Breakers bubar.

Pada November 2004, Fedrasi Sepak Bola Australia resmi menetapkan Newcastle Jets sebagai salah satu dari delapan waralaba (franchise) yang mendapatkan tempat untuk berkompetisi di format terbaru Liga Australia, A-League.

Selama hampir 16 tahun berkiprah di A-League, Newcastle Jets tercatat baru sekali menjadi juara, yakni pada musim 2007-2008.

Newcastle Jets saat itu keluar sebagai juara seusai mengalahkan Central Coast Mariners 1-0 pada Grand Final A-League 2007-2008.

Setelah menjadi juara, Newcastle Jets gagal menjaga konsistensi. Prestasi Newcastle Jets naik turun dan lebih banyak berkutat di papan tengah.

Musim ini, Newcastle Jets untuk sementara berada di dasar klasemen A-League setelah hanya bisa meraih satu kemenangan dari enamp pertandingan.

Berikut adalah 3 fakta menarik dari Newcastle Jets:

1. Pernah Menghadapi Jakarta

Newcastle Jets pernah menghadapi Persija Jakarta pada laga kualifikasi kedua Liga Champions Asia 2019.

Newcastle Jets saat itu lolos ke kualifikasi kedua Liga Champions Asia setelah finis di urutan dua klasemen akhir A-League musim 2017-2018.

Di sisi lain, Persija Jakarta mendapatkan tiket ke kualifikasi Liga Champions Asia 2019 setelah menjuarai Liga 1 2018.

Persija Jakarta yang kala itu dilatih harus bertandang ke markas Newcastle Jets, Stadion McDonald Jones, Australia.

Meski bermain sebagai tim tamu, Persija Jakarta sukses membuat Newcastle Jets bermain sampai babak perpanjangan waktu setelah waktu normal berakhir imbang 1-1.

Gol Persija Jakarta saat itu dicetak oleh Riko Simanjuntak pada menit ke-72.

Pada babak perpanjangan waktu, Newcastle Jets berhasil mencetak dua gol untuk mengakhiri laga dengan kemenangan 3-1.

Kemenangan itu membuat Newcastle Jets lolos ke playoff Liga Champions Asia sementara Persija Jakarta harus turun kasta ke Piala .

Namun, Newcastle Jets gagal menembus fase grup Liga Champions Asia seusai kalah 1-4 dari wakil Jepang, Kashima Antlers, pada babak playoff.

Dalam Liga Champions Asia, prestasi terbaik Newcastle Jets adalah lolos sampai babak 16 besar pada musim 2008-2009.

2. Newcastle Jets Pernah Diperkuat Legenda , Emile Heskey

Pada musim 2012-2013, Newcastle Jets mengejutkan jagat sepak bola Australia ketika berhasil mendatangkan legenda Liverpool, Emile Heskey.

Heskey saat itu melanjutkan kariernya ke Australia seusai kontraknya tidak diperpanjang oleh tim Premier League, Aston Villa.

Namun, kedatangan Heskey tetap bisa mendongkrak prestasi Newcastle Jets.

Selama dua tahun diperkuat Heskey, Newcastle Jets hanya bisa menempati peringkat delapan pada musim 2012-2013 dan urutan tujuh satu musim berselang.

Heskey pada akhirnya memutuskan kembali ke Inggris pada Desember 2014 untuk bergabung dengan Bolton Wanderers.

Selama membela Newcastle Jets, Heskey hanya mampu mencetak 10 gol dan tiga assist dari total 41 pertandingan A-League.

3. Newcastle Jets Kini Diperkuat Mantan Pemain Mitra Kukar

Newcastle Jets saat ini diperkuat oleh mantan pemain Mitra Kukar, Roy Simon O’Donovan.

Roy O’Donovan merupakan pemain berkebangsaan Republik Irlandia yang pernah berkarier di kasta teratas Liga Inggris, Premier League, dengan membela Sunderland.

Sebelum bergabung ke Newcastle Jets pada 2017, Roy O’Donovan sempat menginjakkan kakinya di Indonesia.

Momen itu terjadi pada 2015 ketika Roy O’Donovan menerima pinangan dari Mitra Kukar.

Dikutip dari situs Tribun News, Mitra Kukar saat itu dikabarkan harus mengeluarkan uang sebesar 220 pounds atau sekitar Rp 4 miliar untuk mendatangkan Roy O’Donovan.

Namun, kebersamaan Roy O’Donovan dengan Mitra Kukar hanya berlangsung sekitar lima bulan dari Februari 2015 hingga Juli 2015.

Hal itu tidak lepas dari kisruh dualisme sepak bola Indonesia yang membuat seluruh kompetisi pada 2015 dihentikan.

Setelah meninggalkan Mitra Kukar, Roy O’Donovan memutuskan melanjutkan kariernya ke Australia hingga saat ini.

Roy O’Donovan tercatat pernah membela tiga tim di Australia, yakni Central Coast, Brisbane Roar, dan kini Newcastle Jets. (Kompas)

Berita Terkait