Liga 1 Tampaknya Diizinkan, Borneo FC: Jangan Senang Dulu

Sepakbola Indonesia ada harapan untuk bisa kembali digelar pada tahun ini. Itu setelah, Kabid Kerjasama Baintelkam Polri, Kombes Pol Budi Sajidin, menyatakan pihaknya telah mempertimbangkan agar kompetisi 2021 bisa bergulir.

Komentar dari Budi disambut baik banyak pelaku sepakbola, yang mulai muncul harapan bahwa kompetisi sudah diizinkan untuk kembali dilaksanakan di tengah pandemi virus corona. Namun, komentar itu dinilai tidak bisa dijadikan pegangan.

Seperti diungkapkan manajer Borneo FC, Farid Abubakar, bahwa dirinya belum mau berlebihan menanggapi lampu hijau soal gelaran kompetisi. Bagi Farid, keterangan informal belum bisa dianggap kepastian sehingga dirinya biasa saja.
Pilihan Editor

“Sebelum adanya surat resmi yang menyatakan bahwa kompetisi bisa berjalan, saya rasa kita jangan terlalu senang dulu. Tentu saja semua ini butuh proses,” ucap Farid, seperti dikutip laman resmi Borneo, Kamis, 4 Februari.

Pada 3 Februari, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali, menghadiri Sidang Kabinet Paripurna (SKP) penanganan Covid-19, di Istana Kepresidenan.

Pada kesempatan itu, Menpora juga bertemu dan berbincang dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait perizinan kegiatan sepakbola di Indonesia. Dari pertemuan itu, Menpora mengatakan bahwa akan ada pertemuan lebih lanjut dalam beberapa hari ke depan untuk membicarakan hal ini.

“Semoga saja ada kabar baik setelah pertemuan Menpora dan Kapolri nanti. Karena kita semua sudah rindu dengan adanya kompetisi di Indonesia. Sudah 11 bulan tidak beraktivitas, dan tentu ini sangat berpengaruh dengan tim,” tutur Farid mengakhiri.

Izin kepolisian memang jadi satu hal yang menjegal pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 pada Oktober tahun lalu, lantaran Polri menilai bahwa pandemi virus corona di Indonesia belum terkendali, sehingga seluruh kegiatan olahraga profesional belum bisa dijalankan.

Februari memang ditargetkan oleh PT Liga Indonesia Baru untuk bisa mendapatkan izin resmi dari Polri. Mereka berencana melakukan sowan ke Mabes Polri, dan ingin menemui Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) baru, Listyo Sigit Prabowo.