Bonek Pecah Rekor Pengumpulan Donasi untuk Mamuju dan Majene

Supoter fanatik Persebaya, Bonek, melakukan penggalangan dana untuk korban bencana alam di Sulawesi Barat. Rekor pun pecah ketika Bonek berhasil mengumpulkan donasi sekitar Rp360juta.

Jumlah itu hampir dua kali lipat dari target donasi yang dikumpulkan Bonek, yaitu sekitar Rp200juta.

Bahkan, target donasi Rp200juta itu pun sempat diragukan dapat tercapai mengingat situasi serbasulit yang dialami masyarakat di tengah pandemi.

Namun, Koordinator Bonek tribune selatan, Devara Noumanto, langsung meyakinkan anggota Bonek lainnya bahwa target itu pasti bisa tercapai.

“Bisalah 200, Cak. Saya yakin masyarakat Surabaya dan sekitarnya mau donasi meski kondisi seperti sekarang,” kata Devara Noumanto.

Terbukti, dari upaya Bonek mengumpulkan donasi untuk korban bencana alam di Mamuju dan Majene, total terkumpul dana sebesar Rp360.928.298.

Jumlah donasi ini menjadi capaian tertinggi Bonek. Pada penggalangan donasi untuk korban gempa di Lombok tahun 2018, misalnya, Bonek hanya berhasil mengumpulkan dana Rp250juta.

Donasi ini akan dibelanjakan berbagai kebutuhan pokok maupun kebutuhan sehari-hari para pengungsi.

Selain donasi, Bonek juga mengirimkan 23 anggotanya ke Mamuju dan Majene. Menurut Koordinator Green Nord, Husein Gazali, anggota Bonek yang diberangkatkan ke Sulawesi Barat telah mendapat pembekalan sebelumnya.

Para personel yang diberangkatkan pun diharapkan dapat menjalankan tugas dengan baik.

“Kami memberangkatkan 23 orang yang masing-masing punya keahlian. Karena targetnya mendirikan hunian sementara, tempat ibadah, dan membantu psikososial pengungsi,” ujar Husein Gazali.

Saat ini tim gerakan Bonek Peduli itu sedang dalam perjalanan menuju Sulawesi Barat. Mereka dijadwalkan sampai pada Sabtu (6/2/2021).