Rudy Eka Mulai Gerak Bentuk Timnas Wanita Indonesia

Pelatih timnas wanita Rudy Eka Priyambada, mulai mencari pemain untuk memperkuat timnya. Ia bakal menggelar seleksi tahap awal pada bulan ini.

Rudy meminta kepada para pelatih sepakbola wanita di daerah maupun sekolah sepakbola (SSB) untuk dapat berpartisipasi. Ia ingin mereka memberikan rekomendasi pemain yang mengikuti seleksi.

“Seusai pemaparan program dan rencana terkait timnas wanita yang sudah saya sampaikan ke ketua umum [Mochamad Iriawan] dan direktur teknik PSSI [Indra Sjafri], saya akan melakukan pencarian pemain terlebih dahulu di bulan Februari ini. Bulan Maret nanti rencananya kami memulai pemusatan latihan,” kata Rudy dikutip laman resmi PSSI.

Terkait mekanisme seleksi tahap awal, Rudy memberikan penjelasan. Setiap pemain bakal dilihat kemampuannya lewat penyaringan video.

“Di mana setiap pesepakbola wanita potensial yang ingin mengikuti seleksi, harus memenuhi beberapa kriteria dasar, yakni memiliki fisik yang baik, kecepatan berlari, berani, mengerti dan menguasai teknik-teknik sepakbola, disiplin, dan yang terpenting memiliki sikap yang baik,” ujarnya.

Lebih lanjut Rudy, menyebutkan bakal mendatangi para pemain yang terpilih dari seleksi tahap awal. Ia ingin melihat kemampuan mereka secara langsung.

“Adapun menyangkut persyaratan batas usia, untuk timnas senior, pemain harus kelahiran 2002 ke atas. Sementara untuk kelompok U-18, para pemain harus kelahiran tahun 2003-2005, dan kelompok U-15 mereka yang lahir pada tahun 2006 dan 2007,” ucapnya.

Beberapa waktu lalu, Rudy menuturkan bakal membawa timnas wanita Indonesia, melakukan pemusatan latihan (TC) di Pati. Menurutnya, kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Tengah itu memiliki tempat yang memandai.

Selain menjabat sebagai pelatih timnas wanita Indonesia, Rudy juga menempati posisi CEO Safin Pati Football Academy (SPFA). Tak ayal, ia sudah mengerti betul dengan keadaan di sana.

SPFA sudah memiliki lima lapangan yang representatif untuk menggelar TC. Tiga lapangan rumput alam, satu lapangan sintetis dan satu lapangan pasir pantai.

Selain itu, Rudy menyebut Pati adalah kawasan berkembang yang kondusif untuk pembentukan tim. Tidak ada ingar bingar yang bisa mengganggu para pemain timnas wanita Indonesia saat melakukan TC.