Pelatih: timnas putri harus diisi pemain pantang menyerah

Pelatih anyar tim nasional putri Indonesia menyebut bahwa skuadnya hanya akan diisi oleh pemain-pemain bermental pantang menyerah.

“Saya mencari pemain-pemain pejuang, mau bertarung dan tak gampang menyerah,” ujar Rudy, dikutip dari kanal Youtube TV di Jakarta, Jumat.

Menurut juru taktik berusia 38 tahun itu, jiwa yang tangguh menjadi dasar dari pesepak bola berkualitas tinggi. Namun dia mengingatkan, tanpa disiplin dan sikap (attitude) yang baik, semuanya akan sia-sia.

“Disiplin dan sikap itu sangat penting,” tutur Rudy.

Di samping itu, pria yang pernah melatih di Australia dan Bahrain tersebut mengingatkan soal teknik dan kemampuan sebagai pesepak bola. Para pemain , termasuk timnas putri, tentu memiliki standar kemampuan teknis khusus.

Akan tetapi, Rudy Eka mengingatkan bahwa kualitas pesepak bola putri Indonesia masih di bawah para pemain putra. Penyebabnya tentu saja karena kurangnya kompetisi sebagai wadah pengasah bakat.

“Jadi pada dasarnya masih banyak yang harus dibenahi, seperti soal koordinasi, teknik. Artinya masih perlu latihan ‘drill’ individual dan sejenisnya,” kata pelatih berlisensi Pro itu.

Timnas putri Indonesia diproyeksikan bermain di beberapa turnamen internasional pada tahun 2021, antara lain Turnamen Genesys di Jepang (1-8 Juni), Piala U-16 Girls Championship di Indonesia (2-15 Agustus), AFC U-20 Women’s Asian Cup 2022 (14-22 Agustus) dan AFF Women’s Championship 2021 di (Agustus-September).

Kemudian, AFC Women’s Asian Cup India 2022 di Indonesia (13-25 September), AFC U-17 Women’s Asian Cup (18-26 September), AFC U-20 Women’s Asian Cup 2022 Qualifiers Round 2 (3-7 November), AFF U-19 Women’s Championship 2021 di Indonesia (16-28 November), di (15 November-1 Desember) dan AFC U-17 Women’s Asian Cup 2022 Qualifiers Round 2 (8-12 Desember).

Berita Terkait