Thailand Setuju Kualifikasi Piala Dunia 2022 Diundur

Federasi sepakbola Thailand (FAT) mendukung usulan yang ingin mengundur pertandingan sisa Grup G babak kedua kualifikasi 2022 dari Maret ke Juni, mengingat pandemi virus Corona belum menurun sesuai harapan.

Konfederasi sepakbola Asia () telah menetapkan pertandingan babak kedua kualifikasi pada tahun ini. AFC juga sudah memastikan seluruh pertandingan itu harus diselesaikan Juni, karena waktu yang tersedia tidak banyak untuk babak berikutnya.

Berdasarkan jadwal yang sudah disusun, Thailand hanya melakoni satu laga, yakni menjamu pada 25 Maret. Hal ini yang mendorong FAT mengamini keinginan Malaysia untuk menunda seluruh pertandingan di Grup G ke Juni. Malaysia sebelumnya sudah menyampaikan surat resmi ke AFC mengenai masalah tersebut.

“Federasi sudah menyampaikan keinginan agar seluruh pertandingan sisa digelar dalam satu bulan, yakni Juni. Berdasarkan jadwal, kami akan menjamu Indonesia pada 25 Maret. Dua pertandingan lainnya digelar Juni saat menghadapi dan Malaysia,” ujar sekjen FAT Phatit Suphaphong diwartakan laman Siam Sport.

Penundaan jadwal juga dianggap menguntungkan bagi Thailand. Sebab, penundaan Liga Utama Thailand (Thai League) membuat operator kompetisi tetap mengagendakan pertandingan di Maret, sehingga dikhawatirkan mengganggu persiapan . Apalagi Thailand masih mempunyai peluang lolos ke babak berikutnya.

“Thai League mempunyai agenda pertandingan juga di bulan Maret. Tapi [usulan menunda ) belum final,” ucap Phatit.

Selain kompetisi tetap berlangsung sepanjang Maret, keuntungan lainnya dengan memundurkan jadwal adalah kehadiran pelatih . Arsitek asal Jepang itu belum bisa datang ke Thailand akibat kebijakan pemerintah Negeri Matahari Terbit terkait pandemi virus Corona.

Menurut Phatit, Nishino diperkirakan baru bisa meninggalkan Jepang dalam dua pekan ke depan. Setelah tiba di Thailand, Nishino harus menjalani karantina selama 14 hari. Tentu saja kondisi itu membuat persiapan tim nasional tak akan maksimal.

“Kami rutin berkomunikasi dengan Nishino. Dia menginformasikan tentang daerahnya yang berkaitan dengan pandemi COVID-19. Masih belum bisa dipastikan, karena terlalu banyak prosedur yang harus ditempuh jika ingin melakukan perjalanan ke luar negeri,” jelas Phatit.

“Walau begitu, kami tetap berusaha membantu pengurusan visa dan dokumen lainnya. Diperkirakan dalam waktu dua pekan dia sudah datang ke Thailand. Dia sudah meminta asisten pelatih untuk memantau pemain dari Thai League yang mulai bergulir pekan depan.”

Berita Terkait