Nasib Kualifikasi Piala Dunia 2022 Ditentukan Pertengahan Februari

Konfederasi sepakbola Asia (AFC) menargetkan sudah bisa memberikan kepastian jadwal terbaru pertandingan sisa kualifikasi Piala Dunia 2022 pada pertengahan bulan depan.

Keinginan untuk menggelar pertandingan sisa kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Maret terancam pupus akibat pandemi virus Corona belum mengalami penurunan secara signifikan di sejumlah negara.

AFC juga telah memberikan kesempatan kepada anggotanya untuk berdiskusi dengan seluruh tim yang berada di masing-masing grup mengenai perkembangan di wilayah mereka sebelum induk organisasi sepakbola Asia tersebut mengambil keputusan.

Federasi sepakbola Malaysia (FAM) sebelumnya telah menjalin komunikasi dengan kontestan Grup G, dan menyampaikan surat resmi untuk menunda seluruh pertandingan sisa pada Juni. Keinginan Malaysia mendapat dukungan dari federasi sepakbola Thailand (FAT).

Kendati demikian, Sekjen AFC Datuk Windsor Paul John enggan membeberkan negara yang memberikan dukungan agar kualifikasi Piala Dunia 2022 diundur dari Maret ke Juni, karena menunggu jawaban dari negara lain.

AFC sebelumnya telah memasang target agar seluruh pertandingan babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 dapat tuntas pada Juni, sehingga putaran ketiga dapat digulirkan sampai akhir tahun ini.

“Saya tidak bisa menyebutkan negara mana yang setuju untuk menunda pertandingan kualifikasi ini. Saya hanya bisa bilang ada tiga dari lima negara yang sudah setuju,” ujar Windsor diwartakan laman Sinar Harian.

“Apakah laga [Maret] ditunda atau tidak, semua negara perlu sepakat dengan satu keputusan. Saya tidak bisa komentar mengenai tindakan yang akan diambil [AFC], karena kami menunggu selama dua pekan sebelum mengambil keputusan.”

Windsor menambahkan, jika seluruh negara sepakat untuk menunda jadwal Maret, maka seluruh pertandingan sisa nantinya akan digelar Juni secara terpusat di satu tempat.

“Pertandingan secara terpusat ini menjadi langkah terakhir kami untuk menyelesaikan kualifikasi jika tidak dapat digelar pada Maret nanti,” ucap Windsor.

“Venue-nya nanti akan ditentukan berdasarkan fasilitas yang disediakan, seperti kemudahan penerbangan, penginapan, serta aspek lainnya yang berkaitan dengan kesehatan, karantina, dan sebagainya.”