Belum Jelas Kapan Timnas Indonesia Kembali TC

Pandemi virus corona di Indonesia belum mereda dan semakin nyata, pemerintah pun memberlakukan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak beberapa waktu lalu, untuk menekan laju penularan virus Covid-19.

PPKM ini pun diperpanjang hingga 8 Februari, yang diumumkan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, usai Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo, pada pekan lalu. Hal ini turut memengaruhi kegiatan timnas Indonesia.

Timnas awalnya direncanakan untuk kembali melakukan pemusatan latihan (TC) pada 8 Februari, di Jakarta, tepatnya kawasan Gelora Bung Karno. Namun Perpanjangan PPKM turut membatasi rencana dari Merah-Putih yang bersiap untuk SEA Games 2021.

Indra Sjafri selalu direktur teknik PSSI menjelaskan, memang kondisi saat ini tidak mudah untuk pihaknya mengatur rencana untuk timnas Indonesia. Virus corona yang belum terkendali membuat PSSI juga ragu untuk menetapkan tanggal pasti untuk saat ini.

“Tidak gampang menggelar kegiatan apapun di masa pandemi dan pemberlakukan PPKM. TC baru rencana saja. Terus, yakin [PPKM] tidak diperpanjang lagi? Makanya saya cuma bisa jawab masih direncanakan,” ungkap Indra, kepada awak media.

PSSI pun bakal berkomitmen untuk memberlakukan protokol kesehatan ketat selama menggelar TC. Sebelumnya, timnas proyeksi untuk SEA Games telah melakukan TC pada Desember lalu di Jakarta, untuk kali pertama di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong.

“Kami sepakat kesehatan, dan patuh aturan menjadi pilihan kami. Kami bersama pelatih merencanakan, dan keputusannya akan melihat kondisi. Termasuk sepakbola wanita dan kegiatan lainnya,” urai Indra terkait komitmen dari PSSI.

“Ini ada wabah pandemi, kita harus hati-hati, dan ikut membantu pemerintah untuk mengatasi pandemi ini. Jadi, tolong jangan merasa kita masih hidup di situasi normal,” tutup sosok yang pernah melatih Bali United dan timnas Indonesia U-19 tersebut.

TC timnas Indonesia proyeksi SEA Games pada Desember tahun lalu dengan memanggil 36 pemain dengan campuran pemain senior dan U-22. Skuad tersebut kemungkinan juga bakal dijadikan timnas Indonesia untuk melanjutkan Kualifikasi Piala Dunia 2022.