Bos Persib: Kongres Tahunan PSSI Tak Miliki Hubungan dengan Jadwal Liga 1

Kompetisi sepak bola dikabarkan bisa digulirkan setelah tahunan diadakan.

Menanggapi kabar ini, Direktur PT Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono mengaku kurang setuju.

Menurutnya tak bisa dihubung-hubungkan dengan jadwal kompetisi.

Teddy baru percaya Liga 1 2021 bisa dimulai ketika jadwal resmi telah muncul.

Maka dari itu, wacana memulai kompetisi setelah lebaran maupun setelah Kongres tahunan PSSI , Teddy belum bisa meyakininya.

“Sudah pasti Juni? belum ada informasi resmi apa pun,” kata Teddy, dilansir BolaSport.com dari Tribun Jabar.

“Gak ada hubungannya lah (kongres tahunan PSSI dengan jadwal 2021),” ujarnya.

Sementara itu, kongres tahunan PSSI sendiri direncanakan berlangsung pada 29 Mesi 2021.

Jadwal itu ditetapkan lewat rapat Komte Eksekutif (Exco) PSSI, Rabu (27/1/2021).

Dalam rapat tersebut, diputuskan bahwa nantinya kongres tahunan PSSI bakal dilaksanakan secara tatap muka.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, .

“Keputusan rapat Exco hari ini, yakni 2021 akan dilaksanakan secara tatap muka dan digelar seusai Hari Raya Idul Fitri pada 29 Mei 2021,” ucap Mochamad Iriawan, dikutip dari laman resmi PSSI.

“Exco PSSI memilih tanggal tersebut karena kami berharap pandemi Covid-19 sudah mereda,”

“Program vaksinasi sudah berjalan secara menyeluruh, dan diharapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah tidak ada,” tuturnya.

Lebih lanjut, Mochamad Iriawan ungkap alasanya gelar kongres secara tatap muka.

Menurutnya hal tersebut dilakukan guna dapat memperlancar komunikasi.

Seperti yang diketahui, jaringan seringkali menjadi masalah ketika rapat digelar secara virtual.

“Mengapa Kongres Tahunan PSSI harus tatap muka?, hal ini karena Exco PSSI menganggap penting untuk dilaksanakan secara tatap muka,” kata Mochamad Iriawan.

“Kami tidak ingin nantinya ada kendala sambungan internet yang tidak bagis saat Kongres bila berlangsung secara virtual.

“Seperti diketahui pemilik suara PSSI tersebar di berbagai pelosok Tanah Air, kami tidak ingin ketika jaringan internet bermasalah saat pemilik suara mengutarakan pendapat,” ujarnya.

Berita Terkait