Sudah Ada Komunikasi dengan PSM, Mengapa Ansan Greeners FC Belum Resmikan Asnawi Mangkualam?

Petinggi klub FC, Joo Chan-yong, menjelaskan timnya akan segera meresmikan proses rekrutmen setelah menyelesaikan sejumlah persyaratan.

Kabar transfer Mangkualam dari Makassar ke Ansan Greeners FC menjadi pembicaraan hangat di jagad sepakbola belakangan ini.

Bukan hanya di , media-media Korea Selatan juga ramai membahas perkembangan transfer Asnawi Mangkualam.

Terlebih, pemain 21 tahun itu akan menjadi pemain Indonesia pertama yang berlaga di Liga Korea Selatan seandainya jadi gabung Ansan Greeners FC.

Hanya saja, hingga saat ini baik Ansan Greeners FC maupun PSM Makassar sama-sama belum mengumumkan secara resmi kabar kepindahan Asnawi.

Pihak PSM Makassar bahkan masih kukuh menganggap kabar itu rumor semata.

Padahal, dalam Media Officer PSM, , komunikasi antartim sudah terjalin di tingkat elit klub.

“Itu kemungkinan ada (komunikasi) tapi itu komunikasi antar elit klub, tapi saya tidak punya informasi tentang itu,” ucapnya dikutip Bolasport.com dari Tribun Timur.

Salah satu petinggi klub Ansasn Greeners FC, Joo Chan-yong, sepertinya punya jawaban atas hal tersebut.

Joo Chan-yong menjelaskan bahwa keputusan untuk merekrut Asnawi telah diambil sejak 19 Januari lalu.

Namun, tim baru akan mengumumkan secara resmi jika seluruh persyaratan rekrutmen sudah rampung.

“Proses rekrutmen sudah dipastikan pada 19 Januari,” ucap Joo Chan-yong dikutip Bolasport.com dari Sports Seoul.

“Setelah melalui proses resmi, kami akan mengumumkan secara resmi Asnawi Mangkualam,” tambahnya.

Joo sendiri berharap proses ini bisa cepat rampung, mengingat Asnawi harus menjalani karantina mandiri jika datang ke Korea Selatan.

Hal itu sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan pemerintah setempat bagi semua warga asing yang masuk ke negaranya.

Harapannya, pemain Indonesia itu sudah bisa ikut serta dalam pemusatan latihan tim yang akan digelar pada 14 Februari mendatang.

Di satu sisi, Sulaiman Abdul Karim menegaskan bahwa PSM tidak ingin menghalang-halangi perkembangan karier pemainnya.

Jika benar Asnawi mendapat kesempatan berkarier di luar negeri, maka manajemen Juku Eja akan melepasnya dengan ikhlas.

“Tapi pada intinya, PSM sangat mendukung ada pemain-pemain potensial, pemain muda yang berpeluang untuk melanjutkan kariernya di klub lain, apalagi ke luar negeri,” katanya.

“PSM sangat mendukung dan ada kebanggaan ketika pemain muda, pemain asli binaan PSM Makassar kemudian dilirik klub luar negeri,” pungkasnya.

Berita Terkait