Arema Minta Pertimbangan Direksi Terkait Nasib Carlos Oliveira

Nasib pelatih kepala Arema FC, Carlos Oliveira sampai saat ini belum ditentukan. Padahal, kontraknya segera berakhir.

Dari informasi yang diberikan manajemen, kontrak Carlos rampung pada awal Februari. Artinya pekan depan nasibnya bisa terjawab.

Saat ini, manajemen Arema belum bisa mengambil keputusan Carlos hanya memimpin tim dalam ujicoba melawan Madura United pada Oktober lalu.

Setelah itu, pelatih asal Brasil ini hanya bertugas memimpin latihan. Karena kompetisi belum berjalan dan tidak ada turnamen yang dapat ijin dari Kepolisian.

“Kami minta pertimbangan dengan direksi untuk status Carlos nantinya,” jelas General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Dalam kondisi pandemi virus corona, manajemen tak berani ambil keputusan langsung untuk nasib Carlos karena dana yang dimiliki Singo Edan kini bersumber pada direksi saja.

Sejak pandemi, Arema FC sudah menghabiskan dana belasan miliar untuk menghidupi tim dan perubahan komposisi pemain dan pelatih asing pertengahan tahun 2020.

Pemasukan yang didapatkan dari sponsor maupun penjualan merchandise masih jauh untuk menutup pengeluaran itu. Arema FC berencana memperpanjang kontrak Carlos asal tidak ada kenaikan nominal gaji.

“Tapi sekarang belum ada kepastian kapan kompetisi dimulai. Awalnya kami sempat optimis setelah Pilkada (Desember 2020) sudah ada kepastian. Tapi sampai sekarang belum,” tegasnya.

Carlos sampai saat ini masih berharap bisa lebih lama jadi pelatih Arema. Dia merasa belum menuntaskan tugasnya. Mantan pelatih Becamex Binh Duong, Vietnam ini rela pergi jika sudah memberikan kontribusi dan meninggalkan nama baik di Arema.

“Tentu saya ingin bertahan. Tapi sekarang semoga segera ada kompetisi. Karena banyak orang yang bergantung pada pekerjaanya di sepak bola,” tegasnya.

Berita Terkait