Ungkit Transfer Asnawi Mangkualam, Media Vietnam Singgung Kegagalan Pemainnya di Liga Korsel

Media Vietnam ramai-ramai mewartakan proses transfer pemain , Asnawi Mangkualam, ke klub Korea Selatan, .

Asnawi Mangkualam tengah menjadi perbincangan hangat usai diminati Ansan Greeners.

Klub kasta kedua Liga Korea Selatan itu disebut akan mengontrak Asnawi Mangkualam dengan durasi satu tahun.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh kepala tim Ansan Greeners FC, Joo Chan-yong.

“Pada tanggal 19 diputuskan untuk mengontrak bek timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar,” kata Joo Chan-yong.

“Jangka waktu kontrak ditetapkan satu tahun (plus satu tahun opsi),” tambahnya.

Pelatih timnas Indonesia, , memiliki peran besar dalam kepindahan Asnawi Mangkualam ke Liga Korea.

Shin memberikan rekomendasi kepada tim pelatih Ansan Greeners untuk merekrut bek sayap timnas Indonesia tersebut.

Menurutnya, Asnawi merupakan sosok pemain bertahan yang disiplin dan memiliki determinasi tinggi.

“Sebagai seorang defender, Asnawi memiliki semangat dan determinasi yang sangat tinggi,”

“Dia adalah pemain menjanjikan yang telah melewati sebagian besar level di Indonesia. Asnawi memiliki kemampuan bertahan yang sangat baik di sayap kanan, ia mampu membuat lawan tidak dapat menunjukkan kemampuan penuhnya,” ucap Shin Tae-yong kepada media Korsel, KBS News.

Asnawi akan menjadi pemain Indonesia pertama yang merumput di Liga Korea.

Kabar transfer Asnawi turut menyedot perhatian dari media Vietnam, Laodong.

Asnawi Mangkualam disebut mengikuti dua pemain Vietnam yang sempat merumput di Liga Korea, Luong Xuan Trong dan Nguyen Cong Phuong.

Xuan Trong bermain untuk Incheon (2016) dan Gangwong FC (2017).

Sedangkan Cong Phuong memperkuat Incheon United pada musim 2019.

Kedua pemain tersebut bermain di kasta tertinggi Liga Korea.

Namun, baik Cong Phuong maupun Xian Trong tak banyak mendapatkan menit bermain selama di Korsel.

Bahkan tidak satu pun gol mampu dicetak oleh dua pilar tersebut.

Seperti halnya Asnawi, proses transfer pemain Vietnam ke Korsel juga tak lepas dari peran .

Juru taktik asal Korsel itu mengorbit pemain tanah kelahirannya selama menangani timnas Vietnam.

Setelah ini, dikabarkan dua nama pemain muda Vietnam akan direkomendasikan ke klub Vietnam yakni dan Nguyen Quang Hai.

Keduanya turut mengantarkan timnas U-23 Vietnam menjadi runner-up 2018 lalu.

Asnawi diyakini rela digaji lebih kecil di Ansan Greeners ketimbang di , seperti dilaporkan Sport Seoul.

“Asnawi menerima gaji miliaran pertahun di klub Indonesia tapi dia rela memotong gajinya ketika datang ke K-League,” kata Joo Chan-yong.

Keadaan kondisi tim kami tidak bisa memberi banyak tetapi Asnawi memiliki keinginan kuat untuk menantang di K-League.”

“Asnawi datang ke Korea Selatan dengan mimpi besar,” tambahnya.

Seperti data dari Transfermarkt, harga kontrak Asnawi Mangkualam selama semusim adalah Rp 3,4 miliar.

Dilansir dari akun twitter @ulsanhyundaifan, rata-rata gaji pemain asing di Ansan Greeners musim 2020 adalah 68,6 juta Won Korea atau setara sekitar Rp 800 juta.

Asnawi saat ini diyakini masih menyelesaikan berkas-berkas yang diperlukan sebelum berangkat ke Korea Selatan.

Media Korsel, Chosun percaya begitu urusan berkas-berkas selesai, maka Asnawi akan segera bergabung Ansan Greeners dan dijadwalkan langsung mengikuti TC pada Februari 2021.

Berita Terkait