Marko Simic Anggap Batalnya Liga 1 2020 Sebagai Sebuah Bencana

Penyerang Jakarta, , mengungkapkan kekecewaan terkait keputusan yang membatalkan Shopee Liga 1 2020. Simic menilai tanpa adanya kegiatan sepak bola menjadi periode bencana dalam hidupnya.

PSSI memutuskan untuk membatalkan Shopee Liga 1 2020 dan menggantinya dengan musim baru. Keputusan itu disepakati dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang digelar pada Rabu (20/1/2021).

PSSI memutuskan membatalkan kompetisi dengan pertimbangan usulan dari klub-klub peserta. Namun, pada kenyataannya Marko Simic menjadi satu dari mungkin banyak pemain yang kecewa dengan keputusan tersebut.

“Tidak ada kegiatan sepak bola, tidak ada kehidupan. Sepak bola adalah semangat saya, makanan saya, cinta saya, bahkan agama saya,” tulis Simic dalam akun Instagram-nya.

“Ini menjadi periode bencana. Juni masih sangat lama,” tegas Simic.

PSSI dan PT Baru (LIB) belum memutuskan kapan Shopee akan dimulai. Hal inilah yang membuat Marko Simic dan para pesepak bola di makin bingung dengan nasibnya.

Minta Dipinjamkan

Marko Simic masih terikat kontrak jangka panjang dengan sampai 31 Januari 2023. Hal itulah yang membuat Simic mengungkapkan kekecewaannya.

Simic berencana untuk meminta manajemen Persija meminjamkannya ke klub lain. Hal itu dilakukan agar karier sepak bolanya bisa terus berjalan karena kompetisi di Indonesia masih belum pasti.

“Saya berencana untuk meminta Persija meminjamkan saya karena diprediksi kami tidak akan bermain hingga Juni 2021,” kata Marko Simic dalam wawancaranya dengan media Kroasia, Novilist.

“Saya pikir itu akan menjadi penting untuk mereka karena mereka ingin yang terbaik untuk saya. Yang terbaik untuk saya, saya harus bermain,” ujar Marko Simic.

Berita Terkait