Wonderkid Persib Bandung Bersiap Hijrah ke Eropa

Wonderkid , , mendapatkan tawaran bermain di Liga Montenegro bersama FK Sutjeska Niksic.

Diakui Beckham, tawaran tersebut datang dari , mantan pelatih Persib yang kini berstatus sebagai pelatih FK Sutjeska.

“Alhamdulillah ada tawaran dari Montenegro. Disana kan ada Coach Radovic. Jadi Beckham bisa dapat tawaran bagus dari Eropa,” ungkap Beckham, Jumat (22/01/2021).

Seperti diketahui, Radovic adalah sosok yang mempromosikan Beckham ke tim senior Persib pada awal musim Liga 1 2019.

Meski sejatinya, Beckham sudah pernah bermain bersama tim senior Persib dalam ajang 2018 menghadapi PSKC Cimahi.

Saat itu, tampuk kepelatihan Persib dipegang Robert Mario Carlos Gomez.

Kendati demikian, saat Persib ditangani Gomez, Beckham belum benar-benar mendapatkan jatah bermain reguler bersama tim senior Persib. Statusnya pun masih sebagai pemain dari tim Persib U-19.

Hingga akhirnya pada 2019, Beckham pun promosi ke tim senior.

Bahkan, ketika posisi Radovic sebagai pelatih Persib digantikan oleh Robert Rene Alberts, Beckham masih bertahan di tim senior Persib hingga saat ini.

“Mungkin dia (Radovic) tahu kualitas Beckham juga kan karena dia sempat di Persib dan Beckham naik ke senior juga pas sama dia. Dan dia sempat jadi Dirtek di Persib U-19. Jadi dia sudah tahu dan kayaknya lihat disitu,” tutur Beckham.

Saat ini Beckham masih menjalani proses negosiasi dengan klub tersebut. Adapun respons dari manajemen dan pelatih Persib, Beckham mengatakan dirinya sudah mendapatkan restu untuk pergi ke Montenegro.

Meski begitu, Persib belum akan melepas Beckham ke Montenegro sebelum cedera lutut yang sempat dialaminya pulih seratus persen. Oleh karena itu, Beckham kemungkinan baru akan terbang ke Montenegro saat jeda transfer musim panas di kompetisi Eropa.

“Manajemen sudah setuju, Pak Teddy (Tjahyono) setuju dan Coach Robert (Alberts) juga setuju. Tapi coach Robert masih takut Beckham masih cedera,” ungkap Beckham.

“Jadi coach Robert ingin Beckham latihan dulu di Persib. Maksudnya ingin melihat langsung kondisi Beckham seperti apa,” tegas dia.

Tak masalah kompetisi berhenti

Terkait penghentian kompetisi musim 2020, Beckham mengatakan, dirinya tak keberatan dengan keputusan yang menghentikan kompetisi musim 2020 karena keadaan kahar.

Menurut Beckham, kompetisi 2020 memang sudah tidak ideal untuk dilanjutkan. Kompetisi Liga 1 dan 2020 terhenti sejak pertengahan Maret 2020 karena wabah virus corona. Selama hampir satu tahun ditangguhkan, nasib kompetisi sepak bola Indonesia berada dalam ketidakpastian.

Segala upaya yang dilakukan PSSI dan (LIB) untuk memutar kembali kompetisi kerap menemui jalan buntu. Hingga akhirnya, dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Rabu (20/01/2021) kemarin, federasi sepak bola Indonesia memutuskan menghentikan gelaran kompetisi 2020.

“Ya kalau udah hampir 10 bulan atau lebih tentunya ngapain lah lanjutin yang kemarin. Yang penting liga baru lebih baik. Itu sudah keputusan PSSI dan LIB. Jadi bagaimana lagi,” ucap Beckham.

Meski menerima keputusan tersebut dengan lapang dada, Beckham tetap berharap segera adanya kepastian terkait jadwal kompetisi musim 2021. Sebagai pesepak bola, Beckham mengaku jenuh karena hampir satu tahun tidak berkompetisi.

Tak dimungkiri, penangguhan kompetisi yang panjang berdampak besar kepada pemain. Selain redupnya motivasi, penghasilan mereka juga dipangkas karena adanya aturan pemotongan gaji. Kebijakan terkait pemotongan gaji pun diambil untuk menyelamatkan klub dari krisis finansial.

“Sebagai pemain, pasi berharap ada liga baru dan cepat-cepat dimulai. Karena pemain kan tidak tahu harus gimana kalau yang mengandalkan sepak bola saja. Dia penghasilannya pasti menurun. Jadi berharap cepat bergulir,” tutur Beckham.

Berita Terkait