Liga 2 Belum Jelas Kapan Mulai, Manajer Sriwijaya FC Jamin Tim tak Akan Bubar

Manajer H SH SAg menegaskan, manajemen Sriwijaya FC tidak akan membubarkan tim.

Meskipun hingga kini, PSSI selaku otoritas Sepakbola tanah air belum menampakkan kejelasan digelarnya kompetisi Liga 2 di awal tahun 2021 ini.

“Jadi kami tegaskan di sini Sriwijaya FC sampai kapanpun tidak akan membubarkan Tim. Karena Sriwijaya FC selalu siaga untuk bertanding kapanpun, bulan kapanpun kita harus siaga,” ujar Hendri didampingi Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri Indrayadi kepada Sripoku.com, Senin (11/1/2021).

Apalagi, Hendri yang juga Wakil Dirut PT SOM Sriwijaya Optimis Mandiri selaku manajemen pengelola klub Sriwijaya FC mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan tim Laskar Wong Kito untuk menjamu dua tim besar Liga 1 dan gelaran trofeo.

“Pemain sudah kita pastikan sudah ada 18 untuk siap tempur apalagi kita lagi ada program trofeo antara Persija, Sriwijaya FC dan Persebaya,” kata Hendri yang juga Ketum KONI Sumsel.

Menurut pengusaha asal Payaraman Ogan Ilir ini, semua lagi dirancang. Insya Allah jika proposalnya sudah bagus pihaknya akan berkomunikasi dengan pihak Persija, dan Persebaya untuk melakukan trofeo di bulan Maret 2021.

“Tentu trofeo ini dalam rangka test event usai direnovasi persiapan FIFA World Cup U20 2023,” jelas saudara kembarnya Pimpinan Pesantrean Aulia Cendekia, KH Hendra Zainuddin MPdi.

Pria berkacamata ini menerangkan trofeo ini menggunakan sistem pertandingannya itu 45 menit.

“Sekitar jam 4 (16.00 WIB) kita mulai. Artinya kita akan melihat lampu di Stadion Gelora Sriwijaya itu standar gak dengan standar FIFA. Tentu itu semua aspek akan kita lihat,” terang mantan senator DPD RI itu.

Pria yang akrab disapa HZ ini juga menegaskan pihaknya tidak akan membubarkan tim lantaran motivasi kuat memegang target juara Liga 2 lolos ke Liga 1 Tahun 2021.

“Jadi makna trofeo ini adalah test event bagimana stadion kita itu standar FIFA atau tidak. Dan saya tegaskan, Sriwijaya FC tidak bubar dalam hal ini siap bertanding kapanpun Liga. Karena kita ada target juara Liga 2 lolos ke Liga 1 Tahun 2021,” ujarnya.

Dijelaskan Hendri, hal ini sebagai persiapan stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring sebagai salah satu tuan rumah tahun 2023 mendatang.

Tidak dapat dipungkiri, venue-venue pertandingan olahraga yang baru dibangun atau renovasi membutuhkan tes even.

Hal ini sebagai evaluasi, sebelum diselenggarakannya even sesungguhnya.

Sebelumnya tes even telah dilakukan di sejumlah venue olahraga di Jakabaring Sport City dalam persiapan 2011 dan Asian Games 2018.

Namun, ditegaskan Hendri, di Sumatera Selatan ini apabila nantinya berlangsung akan mengedepankan protokol kesehatan yang sangat ketat sesuai arahan tim gugus tugas .

“Terpenting, kita juga akan konsolidasi dengan Kepolisian untuk keamanan. Ini semua demi kebanggaan sebagai tuan rumah, serta suksesnya penyelenggaraan Piala Dunia tersebut,” jelas Hendri.

Kemudian, Hendri mengharapkan dukungan semua pihak agar tes even Piala Dunia tersebut dapat berlangsung dengan lancar.

“Terutama masyarakat, khususnya . Karena demi protokol kesehatan, kita pastikan seluruh pertandingan tanpa kehadiran penonton. Mohon dimaklumi,” pungkasnya.

Berita Terkait