Ganjar Beri Kesempatan PSIS Semarang Jajal Lapangan Jatidiri

Pemain tim sepakbola Elite Pro Akademi Semarang mendapatkan kesempatan untuk menjajal lapangan , Semarang, Kamis (7/1).

Mereka menjadi pemain pertama kali merumput di lapangan Stadion Jatidiri, pasca renovasi stadion tersebut sejak 2017.

Para pemain Tim Elite Pro Akademi yang beranggotakan pemain dari usia 16 tahun, 18 tahun, dan 20 tahun didampingi pelatih M. , antusias bermain bola di lapangan itu.

Kesempatan untuk menjajal lapangan Jatidiri tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng) , setelah mendatangi mess pemain PSIS Semarang di Jalan Durian Selatan, Banyuanik.

“Saat ngobrol-ngobrol, mau nggak mencoba lapangan Jatidiri untuk pertama kali dan berikan feedback pada kita,” ujar Ganjar.

Menurutnya, kondisi pembangunan Stadion Jatidiri saat ini masih 80%. Ada keterlambatan karena refocusing anggaran akibat pandemi Covid-19. Terkait penggunaan lapangan Stadion Jatidiri dan GOR Jatidiri secara keseluruhan, Ganjar menyiapkan tiga hal.

Pertama minta otoritas yang mengerti tentang konstruksi dan pembangunan, apakah lapangan sudah boleh dipakai, baik latihan atau pertandingan, karena ada konstruksi belum selesai.

Kedua, meminta pada ororitas dalam hal ini mengenai teknis kelayakan penggunaan lapangan, serta ketiga tentu soal administrasi, seandainya masyarakat mau menggunakan, bagaimana caranya.

“Tiga hal ini yang sedang kita siapkan, agar nantinya tidak menimbulkan permasalah,” ujar Ganjar.

Sementara, pemain tim Elite Pro Semarang, Aditya Jori menyatakan, senang dan bahagia bisa merumput untuk pertama kalinya di lapangan Stadion Jatidiri.

“Kami antusias, karena sudah lama tak pernah main di lapangan Jatidiri. Semooga kompetisi segera jalan lagi,” kata pemain senior PSIS Semarang ini.

Pelatih tim Elite Pro Akademi PSIS, M. Ridwan, menyatakan, senang mendapatkan kesempatan langka, menjadi yang pertama mencoba lapangan Stadion Jatidiri.

“Senang sekali, karena banyak pemain yang baru pertama kali menginjakkan kaki di lapanngan Stadion Jatidiri, baik sebelum direnovasi atau setelah direnovasi. Saya juga sudah lama sekali tidak menginjak rumput di Jatidiri,” ujar Ridwan.

Menurut mantan pemain PSIS Semarang ini, kondisi rumput lapangan tidak terawat, tampak tinggi sehingga mempengaruhi laju bola.

Berita Terkait