Semangat dan Inovasi Persebaya Store di Tengah Pandemi Covid-19

Tahun 2020 menjadi tahun yang sulit bagi klub-klub Liga 1 2020.

Mereka dituntut bekerja lebih keras supaya klub tidak gulung tikar di tengah jalan.

Minimnya pemasukan karena ketiadaan kompetisi hingga menurunnya omset penjualan merchandise membuat finansial klub semakin menipis.

Hal tersebut diakui oleh Manajer Persebaya Store, Arizal Perdana.

Menurutnya, tahun 2020 menjadi tahun paling berkesan baginya dan tim.

Beruntungnya, Persebaya Store masih dapat diandalkan meski tak sepenuhnya sanggup menopang keuangan klub.

Persebaya Store menjadi sumber pendapatan klub untuk bertahan melawati masa krisis ini.

“Ini tahun luar biasa untuk kita semua,” kata pria yang biasa disapa Rizal dikutip dari KOMPAS.com.

“Overall penjualan 2020 tidak baik, secara keseluruhan sales juga turun dari tahun sebelumnya. Tiga bulan terakhir mulai September juga kecenderungannya kurang baik,” imbuhnya.