Hasrat Bruno Smith Kembali ke Arema FC Lebih Cepat Urung Terealisasi

Gelandang asal Brasil, , semula ingin kembali ke pada 4 Januari 2021. Dia tidak ingin terlambat mengikuti latihan perdana Tim Singo Edan pada awal tahun depan.

Namun, hal itu tidak akan terwujud. Pasalnya, manajemen Arema FC kemungkinan besar menunda latihan sampai ada kejelasan lanjutan Shopee Liga 1 atau turnamen.

Selain itu, Indonesia juga akan melarang warga negara asing untuk masuk pada 1 sampai 14 Januari mendatang. Kebijakan tersebut dilakukan untuk mencegah masuknya virus corona varian baru.

“Kami setuju sekali dengan kebijakan tersebut. Intinya untuk kesehatan nomor satu. Kan untuk menahan virus corona yang baru,” ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo.

“Tetapi, jangan lupakan sepak bola. Industri ini harus tetap berjalan. Khusus untuk Bruno Smith, dia baru kembali setelah aturan itu dicabut. Mungkin 15 Januari dia akan ke Indonesia,” lanjut Ruddy.

Sebenarnya, bukan hanya Bruno yang sedang pulang ke Brasil, pelatih kiper Arema FC, , juga. Jadi dia akan kembali ke Malang setelah aturan dari pemerintah dicabut.

“Untuk yang punya KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) masih bisa masuk. Kalau Felipe sudah punya KITAS, sedangkan Bruno belum. Tapi kalaupun yang punya KITAS juga tidak bisa masuk Indonesia, tidak masalah. Mereka baru kembali setelah aturan itu selesai,” lanjutnya.

Tapi jika nantinya aturan itu diperpanjang, Arema pasrah, asalkan sepak bola bisa bergulir lagi. Tim Singo Edan akan memaksimalkan komposisi pemain yang ada.

“Misalkan, kompetisi boleh lanjut tanpa pemain asing karena larangan warga asing masuk, tidak masalah dengan catatan kompetisi jalan,” tegas Ruddy.

Saat ini, Arema masih punya satu pemain asing yang bertahan di Malang, yakni bek . Dia memilih tidak pulang kampung dan ikut latihan dengan tim atau latihan di tempat fitness.

Begitu juga dengan pelatih kepala . Mantan pelatih Becamex Binh Duong, itu sempat liburan ke Bali dan melatih tim Putri Arema untuk mengisi waktu luang.

Berita Terkait