Putra Sinar Giri Resmi Pindah Ke Pati

Klub Putra Sinar Giri () Gresik, resmi pindah ke Pati, mulai musim depan. Kepastian tersebut didapatkan setelah proses akuisisi dilakukan di The Safin Hotel, Pati, pada Sabtu (26/12).

Tidak hanya pindah lokasi, PSG juga memperkenalkan logo, jajaran manajemen, pelatih dan ofisial baru. Diharapkan kehadiran klub tersebut membawa dampak positif untuk sepakbola Pati.

“Bicara visi, kami bertekad untuk meningkatkan sepakbola Pati di kancah nasional dan internasional, sehingga mampu menggairahkan sepakbola Pati dan harapannya tentu saja dapat mengharumkan nama Pati di jenjang lebih tinggi di sepakbola,” kata pemilik baru PSG Saiful Arifin.

Saiful menjelaskan kehadiran PSG merupakan bukti keseriusannya dalam membangun Pati lewat jalur sepakbola. Hal itu karena ia sebelumnya sudah mendirikan Safin Pati Football Academy (), dengan fasilitas penunjang lengkap untuk mengakomodir para pemain muda yang berlokasi di Gelora Soekarno, Mojoagung, Pati.

Nama Saiful di Pati, cukup terkenal, karena menjabat sebagai wakil bupati. Ia memegang posisi tersebut setelah memenangkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Pati pada 2017, mendampingi bupati Hariyanto.

Keputusan Saiful membawa PSG ke Pati, sempat menuai kecaman keras dari segelintir orang. Bahkan, rumah dinas dan properti Hotel Safin Pati, yang dimilikinya dilempari oknum suporter Pati, Patifosi.

dipercaya menjadi pelatih baru PSG. Legenda tersebut bakal didampingi asisten pelatih Satyo Husodo yang merupakan putra Pati asli dan berpengalaman sebagai pemain di Barito Putera hingga Sidoarjo.
Artikel dilanjutkan di bawah ini

Pada kesempatan itu, PSG juga memperkenalkan julukan dan nama kelompok suporternya. “Tim ini berjulukan Laskar Kembang Joyo dan kami kelompok suporternya adalah Bala Yodha,” ucap manajer PSG, Doni Setiabudi.

Selain itu PSG, turut memperkenalkan deretan sponsor yang dimilikinya. Mulai dari Bank Jateng, Bucherri, Garuda Food, Goklat, Samaco, The Safin Hotel sampai dengan Apparel.

Doa bersama juga tak ketinggalan dilakukan untuk mengawali langkah PSG. Acara tersebut juga diikuti oleh sejumlah anak yatim dari panti asuhan Muhammadiyah Al Ma’un Pati.

Berita Terkait