Bambang Pamungkas Ternyata Lebih Dulu Terima Tawaran Persijatim Sebelum Gabung Persija

bercerita tetang awal kariernya bergabung ke Jakarta, yang ternyata ia lebih dulu menerima tawaran dari .

Bambang Pamungkas baru-baru ini berbicara banyak tentang perjalanan kariernya, termasuk kisah awal menjadi bagian dari Persija.

Itu dibeberkan Bambang Pamungkas kala menjadi tamu pada acara Marc Talks di channel YouTube milik gelandang Persija, .

Pada kesempatan tersebut, Bambang Pamungkas mengaku bahwa sejatinya lebih dulu dapat tawaran Persijatim sebelum gabung Persija.

“Agak aneh sebenarnya (awal gabung Persija), karena ada saat saya pertama kali dipanggil timnas pada 1999,” katanya mengawali cerita.

“Kemudian usai itu saya mendapat tawaran dari salah satu klub di Jakarta yaitu Persijatim, kini namanya berubah jadi ,” ia menambahkan.

Dijelaskannya lebih lajut kala itu adalah tahun terakhir Bepe, sapaan akrab Bambang Pamungkas, di Sekolah Menengah Atas sehingga dapat bermain di timnas .

Kala itu, tak pernah terlintas di benak lelaki kelahiran 10 Juni 1980 itu bisa bermain untuk Macan Kemayoran, julukan Persija.

Bahkan, membayangkan ketertarikan klub asal ibu kota itu terhadap dirinya pun tidak. Sebab saat itu Persija memiliki empat striker dan semua berstatus pemain .

“Jadi mungkin dua atau tiga hari sebelum jendela transfer ditutup, tiba-tiba ada transfer besar dari Persija,” kata Bambang Pamungkas.

“Ada tiga striker yang pergi. Satu ke , satu ke Arema, dan satu ke . Jadi hanya ada sisa satu striker,” ia menambahkan.

Dengan kondisi tersebut, Bepe pun kemudian dihubungi oleh manajer Persija seraya berkata apakah sang pemain ingin bergabung.

Masih dalam ceritanya, lelaki asal Semarang, Jawa Tengah, itu merasakan momen itu seperti mimpi yang menjadi kenyataan.

Perasaan tak percaya pun dia rasakan, yang diluapkan dengan mempertanyakan keseriusan ucapan dari sang manajer.

“Kemudian, setelah lima menit membahasnya (terkait Persija), saya setuju untuk bergabung dengan Persija,” ucap Bepe.

Sadar telah ada pembicaraan sebelumnya dengan Persijatim, komunikasi pun lekas dilakukan untuk memberikan penjelasan.

Persijatim awalnya adalah tim yang berpusat di Jakarta Timur, sebelum pindah ke Solo, dan kini di Palembang menjadi Sriwijaya FC.

“Saya mendapat tawaran bagus dan ini baik untuk saya, jadi kami membahas tentang bagaimana saya pindah ke Persija, karena mereka adalah rival,” katanya.

“Akhirnya mereka melepaskan saya dan saya bergabung dengan Persija. Jadi itu pertama kalinya, di tahun 1999,” Bambang Pamungkas memungkasi.

Berita Terkait