Stadion Gelora 10 November Rumputnya Bagus dan Cocok Untuk Latihan kata Jacksen F Tiago

Persebaya All Star mendapat kesempatan istimewa untuk menjajal “wajah baru” Stadion (G10N) pasca direnovasi oleh Pemkot Surabaya.

Diketahui Stadion yang juga dikenal dengan nama Stadion Tambaksari ini mengalami renovasi besar-besaran menyusul akan dijadikan venue pendamping saat U-20 2021.

Legenda Persebaya yang ikut hadir bertanding untuk uji coba rumput sekaligus perayaan 100 tahun Bung Tomo ini antaranya ada Jacksen F Tiago, , Anang Ma’ruf, Yusuf Ekodono dan lainnya.

Buat Jacksen F Tiago, sosok penting yang membawa Persebaya juara liga di musim 1996/1997 sekaligus saksi hidup saat Bajul Ijo bermarkas di Stadion Gelora 10 November mengaku senang.

“Saya senang lapangan ini bisa eksis kembali. Dengan ini semoga animo sepak bola Surabaya bisa bangkit kembali,” kata Jacksen F Tiago yang datang bersama anaknya, Hugo Samir, Sabtu (19/12/2020).

Meski rumput di Stadion Gelora 10 November sudah baru dan punya kualitas yang sama bagusnya dengan rumput baru di Stadion (GBT), Jacksen menilai lapangan ini baiknya untuk latihan.

“Karena ada GBT, harus manfaatkan GBT. Rugi kalau pertandingan disini. Mending disini buat latihan, bisa juga untuk training center,” jelas pria yang berstatus pelatih itu.

Dia berpendapat Stadion Gelora 10 November tidak cocok untuk pertandingan besar contohnya bila klub asal Surabaya, Persebaya bermain karena tidak bakal bisa menampung antusiasme suporter.

“Meski ini stadion bersejarah, tidak mungkin bisa tampung Bonek yang banyak. Kalau sekarang berat kalau melihat animo Bonek,” tutup Jacksen.

Sependapat dengan Jacksen, Mat Halil menilai rumput baru stadion yang berlokasi di Kecamatan Tambaksari ini memang bagus tapi diragukan bisa menjadi lokasi bermain Persebaya.

Mengingat antusiasme Bonek memang cukup besar dan tak jarang sanggup memenuhi Stadion GBT Surabaya berkapasitas 50.000 penonton saat menyaksikan Persebaya berlaga.

“Kalau buat Persebaya tidak akan cukup. Mending buat latihan ataupun pengembangan usia dini,” ujar pemain yang ikut mengantarkan Persebaya meraih gelar juara di tahun 2004.

Di lain pihak, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dispora Surabaya, Edi Santoso menyebut kualitas rumput di Gelora 10 November sudah berstandar dan layak dipakai pertandingan internasional.

Berita Terkait