Timnas U-16 Tampil Apik, Bima Sakti Sebut Dua Pemain Jadi Pemain Terbaik

Pelatih , memilih dua pemain sebagai man of the match (MoTM) laga yang baru dilakoni.

Indonesia U-16 menjalani laga keduanya, yang juga masih berupa internal game, di , Kabupaten Sleman.

Bima Sakti kembali membagi tim menjadi dua, tim merah dan hijau. Tujuh gol tercipta dengan skor akhir 4-3 untuk tim hijau, Sabtu (19/12/2020).

Dari pertandingan tersebut, Bima Sakti menilai ada dua pemain yang layak dijadikan pemain terbaik atau MoTM.

Bukan melulu soal siapa yang menciptakan gol, pelatih berusia 44 tahun itu mengungkapkan bahwa semua pemain bermain bagus kali ini.

Namun di matanya, ada dua nama terbaik dan itu bukan pencetak gol. Mereka adalah dan Sandy Kusuma Triandy.

“Ferre dari tim hijau, menggalang lini belakang dengan baik. Dia tak mengizinkan satupun lawan yang masuk ke daerahnya,” ucap Bima Sakti.

“Kemudian, tim merah ada nama Sandy. Dia mengkoordinir lini tengah, menjadi jenderal lapangan tengah,” ia menambahkan.

Sandy Kusuma Triandy yang memang berposisi gelandang disebut bisa mengkoordinir tim kapan harus bertahan dan kapan menyerang.

Sebab tim merah bisa bermain dengan baik, meski hasil akhirnya kalah. Adapun untuk Ferre Murarri, merupakan pemain bertahan.

“Terpenting dari semua itu adalah kondisi kesehatan para pemain lebih baik. Saya berharap bisa terjaga hingga akhir TC,” kata Bima Sakti.

Untuk diketahui, sang pelatih memang selalu memberikan predikat pemain terbaik atau MoTM seusai timnya diminta melakukan gim internal.

Pada internal game sebelumnya atau pertama di TC Yogyakarta, 12 Desember 2020, Bima Sakti memilih Marcell Januar Putra dan Al Haqi.

Berita Terkait