Porsi Latihan Fisik Pemain Timnas Indonesia U-16 Ditentukan Posisi Bermain

U-16 menggelar pemusatan latihan di , Sleman. Tak hanya metode latihan di lapangan, pasukan juga digembleng menu gym.

Latihan gym dilakukan untuk meningkatkan kualitas fisik dari pemain U-16. Pelatih fisik, , menyebut pemberian porsi latihan fisik akan menyesuaikan posisi bermain.

Hal itulah yang membuat setiap pemain memiliki target angkat beban yang berbeda-beda. Skema itu dilakukan agar pemain mendapatkan kebutuhan yang sesuai dan tepat.

“Kami berlatih di gym mengenai repetisi maksimal dan mau melihat beban maksimal dari tiap-tiap pemain. Setiap pemain mempunyai beban maksimal yang berbeda-beda,” kata Gilang Ramadhan seperti dikutip situs resmi , Rabu (16/12/2020).

“Setiap posisi pun akan berbeda-beda. Contohnya kiper, mereka lebih kuat di tangan dan bahu. Sementara posisi lain lebih kuat di leg press-nya, karena otot quadriceps-nya. Malahan hamstring mereka kurang kuat, 3 banding 1 dengan kekuatan otot kaki depannya,” tegas Gilang Ramadhan.

Pemusatan latihan digelar sebagai lanjutan persiapan jelang . Nantinya, berada di Grup D bersama China, Jepang, dan Arab Saudi.

Gilang Ramadhan menambahkan kondisi fisik para pemain Timnas Indonesia U-16 mengalami perkembangan yang signifikan. Hal itu tentu saja menjadi kabar baik agar selama bermain nanti mereka memiliki fisik yang mumpuni.

“Mengenai kondisi anak-anak selama TC, saya bilang luar biasa perkembangannya. Sebenarnya kami tinggal tunggu melihat lawan saja,” ucap Gilang Ramadhan.

“Kalau internal game, kami kan tahu lawannya. Kondisi fisik mereka lagi naik, karena kami juga sudah beberapa kali menjalani treatment latihan endurance, speed, dan latihan strength. Jadi, kami seminggu itu selalu ada porsi latihan untuk tiga item tersebut,” tegas Gilang.

Berita Terkait