Akademi PSS Sleman Tahan Banting di Tengah Ketiadaan Kompetisi

Terhentinya kompetisi, Liga 1 2020, akibat pandemi Covid-19 turut berimbas pada berbagai kompetisi kelompok usia muda.

Selama pandemi, Elite Pro Academy (EPA) U-16, U-18, maupun U-20 juga bernasib serupa dengan Liga 1 2020: tak bisa digelar.

Namun, ketiadaan kompetisi itu tak menyurutkan semangat Akademi PSS untuk terus membina pemain-pemainnya.

Sebab, mereka tetap mempersiapkan tim untuk menghadapi kompetisi tahun mendatang. Mereka juga telah berlatih sejak September 2020.

Kepala Development Center PT Putra Sleman Sembada (PSS), Guntur Cahyo Utomo, menyebut ada 70 pemain yang berstatus seleksi di Akademi PSS.

Selama ini, mereka berlatih secara mandiri dengan didampingi langsung oleh tim pelatih, analisisi, maupun kitman.

“Terhentinya kompetisi usia muda memang merugikan karena tak adanya medium untuk bertanding secara kompetitif,” kata Guntur, Jumat (11/12/2020).

“Namun, di sisi lain, didapatkan keuntungan untuk mengembangkan dan bereksperimen dalam berbagai hal, tanpa dikejar kompetisi,” ia menambahkan.

Pembinaan usia muda memang menjadi salah satu aspek yang tengah dimatangkan oleh manajemen Elang Jawa, julukan PSS.

Saat ini, mereka tengah menyiapkan lapangan latihan untuk para pemain Akademi PSS Sleman. Selain aspek pembinaan ini pengembangan bisnis klub.

Manajemen PSS pun menyadari sepenuhnya apabila mewujudkan akademi yang profesional membutuhkan modal yang besar.

Akan tetapi, keuntungan yang didapat klub juga tak kalah besar. Sebab, ada calon-calon pemain yang akan memperkuat tim senior maupun dibeli klub lain.

Sebagai buktinya, pada 2020 ini, Akademi PSS Sleman memiliki catatan yang cukup mentereng dalam urusan pembinaan usia muda.

Terdapat enam pemain yang promosi ke tim senior. Sementara itu lima pemain lainnya bergaung atau dipinang klub lain.

Pemain muda asal Akademi PSS Sleman, Jovan Adestya, mendapat kesempatan berharga untuk mengikuti TC timnas U-16 Indonesia.

Selain itu, enam pemain muda PSS juga dipanggil tim nasional, dengan rincian empat pemain di timnas U-16, satu di timnas U-19 dan satu untuk Garuda Select II.

Catatan itu menjadi pelecut semangat bagi PSS Sleman untuk terus mengembangkan program pembinaan usia dini mereka.

“Catatan itu membuat Akademi PSS semakin bersemangat untuk terus mengembangkan bibit-bibit pemain muda ke level yang lebih tinggi,” katanya.