PSS Sleman Berambisi Dapat Pengakuan AFC, Susul 7 Klub yang Sudah Memperoleh Lisensi

Tujuh klub Liga Indonesia telah memenuhi standar yang ditetapkan Federasi Sepak Bola Asia (AFC) dan mendapatkan lisensi. PSS Sleman berambisi untuk mengikuti langkah tersebut.

Ketujuh klub yang sudah mendapatkan lisensi AFC di antaranya adalah Bali United, Persipura Jayapura, Bhayangkara FC, Borneo FC, Persib Bandung dan Arema FC. Persija Jakarta yang melakukan banding akhirnya diloloskan.

Penetapan dilakukan PSSI dalam rapat Club Licensing Committee di Jakarta pada pertengahan November lalu. Penilaiannya diambil dari lima aspek, mencakup kriteria olahraga, infrastruktur, personel dan administrasi, legal, dan finansial.

Keberhasilan keenam tim tersebut mengundang klub lain ingin meraih pencapaian yang sama, termasuk bagi PSS Sleman. Sebagai tim yang termasuk pendatang baru di kasta tertinggi, PSS punya ambisi cukup besar sebagai tim yang lebih maju dan profesional.

Hal itu disampaikan oleh Dirut PSS Sleman, Marco Gracia Paulo dalam podcast PSS. Pihaknya menyebut bahwa begitu pentingnya sebuah pengelolaan sepak bola modern, yang tidak hanya sebatas mengurusi tim dan pertandingan.

“AFC punya tujuan meningkatkan kualitas klub profesional, maka ada standarisasi melalui lisensi yang sudah didapat beberapa klub Indonesia. Seperti proses auditing, tapi tidak fair jika diaudit namun tidak diedukasi terlebih dahulu,” terangnya dalam video yang diunggah PSS, Senin (7/12/2020).

“Agar klub bisa memenuhi kriteria-kriterianya, maka kualitas klub profesional di Asia dituntut untuk naik. Sebuah program yang seperti jadi beban, tapi sangat membantu, tidak bisa dibohongi masuk dalam industri sepak bola Asia,” beber Marco Gracia.

Target Tahun 2022

Tim berjulukan Elang Jawa sendiri baru dua musim terakhir tampil di kasta Liga 1, atau sejak tahun 2019. Performa PSS cukup mengejutkan di tahun pertamanya di Liga 1, dengan finis di papan tengah klasemen akhir.

Di sisi lain, beberapa persyaratan secara potensial dimiliki oleh PSS. Mereka punya Stadion Maguwoharjo yang cukup megah, basis kelompok suporter yang besar, hingga pengelolaan manajerial yang mulai tertata semenjak datangnya investor baru.

Marco menyebut PSS punya target meraih pengakuan dari AFC soal lisensi klub di tahun 2022 mendatang. Menurutnya, lisensi dari AFC sangat penting, yang tidak hanya sebuah pengakuan dari federasi.

“Aspek yang disiapkan secara keseluruhan, seperti manajemen dan pengelolaan yang lebih profesional. Target PSS di kompetisi 2022, kami ingin mendapat lisensi meski dengan catatan. Baru tahun berikutnya benar-benar mendapatkan lisensi mutlak,” ungkap mantan CEO Badak Lampung FC.

“Bukan sebuah status yang didapat, tapi sebuah standar yang memang harus dilakukan. Setiap tahun harus ikut dipantau oleh AFC, untuk dianggap layak bermain di level Asia,” jelas Marco Gracia Paulo.