Pernah di FC Utrecht, Irfan Bachdim Bicara Peluang Bagus Kahfi Masuk Tim Utama

pernah menimba ilmu di mulai tahun 2003 sampai 2009. Berdasar pengalamannya dulu, Irfan mencoba bicara peluang masuk tim utama FC Utrecht saat ini.

Setelah bermain untuk Argon Youth dan Youth, Irfan pindah ke akademi FC Utrecht saat usianya menginjak 15 tahun. Selama 6 tahun ia membela tim Utrecht Youth, Utrecht U19 dan Utrecht U21.

Sayang, mimpi Irfan untuk masuk ke tim utama FC Utrecht harus pupus. Salah satu kesulitan yang dialaminya saat itu adalah kesenjangan antara pemain senior dan junior.

“Dulu banyak pemain-pemain lebih tua, dan dalam hirarki dalam tim sangatlah tinggi. Jadi para pemain muda harus bekerja keras demi pemain yang lebih tua,” kata Irfan ketika berbincang dengan dalam acara Marc Talks di Youtube.

“Mereka sangat keras terhadap pemain muda, sulit untuk mendapatkan tempat dalam tim dan sulit untuk mendapatkan tempat jadi starter.”

Namun kesenjangan tersebut kini perlahan mulai berkurang. Meski belum pernah kembali ke Utrecht, tapi Bachdim melihat pemain usia muda sekarang sudah mendapat sambutan baik dari para seniornya.

“Saya tidak bisa benar-benar mengatakannya karena saya tidak berada di sana, tapi dari apa yang saya lihat saat ini banyak pemain masih muda, dan meskipun beberapa pemain usianya sudah tua mereka tetap menyambut para pemain usia muda.”

Nah, perubahan situasi dalam tim tersebut bisa menjadi kabar baik buat Bagus Kahfi. Bachdim pun percaya Bagus punya kesempatan untuk menembus tim utama FC Utrecht, lebih baik dari apa yang dicapainya dulu.

“Dia pasti punya bakat, dia pasti punya. Saya bermain dengannya di tahun lalu. Dia secara teratur menelpon saya untuk meminta nasihat. Saya pikir dia pasti punya potensi.

“Hal baiknya dia pernah ke Inggris. Dia telah melihat standar Eropa, itu bagus. Jadi tidak membutuhkan waktu lama untuk adaptasi. Sekarang dia harus fokus supaya bisa pulih dengan baik dan mendapat kepercayaan diri kembali.

“Begitu dia kembali percaya diri, saya yakin dia punya peluang. Ya saya percaya.”

Berita Terkait