Masuk Pesantren 49 Hari, Yudha Febrian Akan Tetap Jalani Latihan

Setelah melakukan aksi indisipliner dan dikeluarkan dari Timnas Indonesia U-19, Yudha Febrian mendapat pembinaan dari Barito Putera dengan dimasukkan ke sebuah pondok pesantren.

Yudha Febrian melakukan tindakan indisiplin yakni terlambat datang saat skuat Timnas U-19 menggelar sesi timbang berat badan. Belakangan, video Yudha dan Serdy Ephy Fano “dugem” juga beredar di media sosial.

Manajemen Barito Putera pun memutuskan untuk memberi pembinaan pada pemain 18 tahun tersebut. Yudha Febrian akan masuk pondok pesantren di Jawa Barat, namun tetap menjalani latihan sepak bola.

“Yudha akan dipesantrenkan selama 49 hari,” ungkap manajer Barito Putera, Mundari Karya, dilansir dari laman Banjarmasin Post.

Hanya saja, perihal latihan sepak bola yang didapatkan Yudha Febrian selama bermukim di pesantren, hingga kini belum diputuskan siapa pelatih yang akan mendampingi bek kiri jebolan Garuda Select tersebut.

“Kalau soal pelatih, nanti biar pelatih kepala (Djajang Nurdjaman) saja yang menentukan siapa yang akan mendampingi Yudha berlatih,” tutur Mundari Karya lagi.

Nasib Yudha Febrian setidaknya lebih baik dari rekannya di Timnas U-19, Serdy Ephy Fano. Striker asal Ternate itu langsung dipecat dari skuat Bhayangkara FC dan gagal melanjutkan kariernya di kancah Liga 1.

Pencoretan Yudha Febrian dari Timnas U-19 juga membuat Barito Putera terpukul, sebab saat ini mereka hanya menyisakan dua pemain dalam skuat binaan Shin Tae-yong, yakni Bagas Kaffa dan David Maulana.