Ingin Mengekspor Pemain Indonesia, Jacksen Tiago Bermimpi Punya Akademi

Pelatih , sukses menggelar Football Camp di Batu, Malang, yang dimulai pada Minggu (6/12/2020).

Agenda ini bisa dibilang cikal-bakal sebuah akademi. Jacksen saat ini punya mimpi memiliki sebuah akademi sepakbola. Mimpi itu belum terwujud lantaran dia masih fokus menangani klub profesional.

“Cita-cita terbesar saya adalah jadi pelatih . Dan itu sudah tercapai. Sekarang target utama saya mempunyai akademi,” katanya.

Tapi, selama belum punya akademi, Jacksen akan menggelar beberapa football camp selama tidak ada aktivitas di klub.

“Tujuan football camp ini juga pasti untuk melihat pemain yang berbakat. Jika ada yang masuk kriteria bagus penilaian tim pelatih, bisa mereka ditarik atau direkomendasikan ke klub,” katanya.

“Jika pemain asal Papua, pastinya ingin ke . Kebetulan di Persipura kami ingin buat sistem linear. Dari tim senior sampai tim kelompok usia terbawah ada,” jelas Jacksen Tiago.

Jacksen bermimpi, dari akademi itu, akan ada banyak pemain Indonesia yang bisa bersaing di luar negeri.

“Tentunya dengan konsep yang tepat untuk anak-anak Indonesia. Mereka bukan hanya bermain di sini (Indonesia). Tapi juga punya ambisi main di luar negeri,” sambungnya.

Jacksen juga mengingatkan para pemain muda untuk memperhatikan pendidikan.

Mantan striker Surabaya itu ingin para pemain yang mengikuti kegiatan Football Camp itu tetap melakukan kewajiban untuk belajar dan mengikuti ujian akhir semester dengan tertib.

Menurutnya, kecakapan intelektual tetap dibutuhkan oleh pesepak bola profesional. Sehingga kewajiban untuk belajar dan berprestasi secara akademis tidak boleh diabaikan.

“Pemain pintar bermain sepak bola harus lebih cerdas saat di sekolah,” ujar Jacksen Tiago.

Berita Terkait