Bikin Ulah, Yudha Febrian Dikirim Barito Putera Ke Pesantren

Barito Putera mengirim Yudha Febrian, ke satu di antara pesantren yang berada di Jawa Barat. Hal ini merupakan buntut dari tindakan indisipliner yang dilakukannya saat mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-19.

Sebelum mengambil keputusan tersebut manajemen Barito Putera terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan Yudha. Pesepakbola berusia 18 tahun itu didampingi ayahnya dipanggil untuk melakukan klarifikasi, Jumat (3/12).

Setelah melakukan pembicaraan Yudha, mengakui kesalahannya. Manajemen Barito Putera, akhirnya memaafkan karena aspek cinta dan kekeluargaan memang menjadi poin utama yang harus di kedepankan, sesuai dengan delapan nilai inti dari Barito Putera yakni, Cinta, Kekeluargaan, Semangat, Persatuan, Pride of Banua, Loyalitas, Istiqomah dan Legacy.

“Sebagaimana selayaknya sebuah keluarga, kita sebagai orang tua berkewajiban untuk memberikan pembinaan bukan dalam bentuk hukuman,” kata CEO Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman, dikutip laman resmi klub.

“Kami dari Barito memberikan tindakan yang sifatnya membina dengan cara mengirimkan Yudha ke pesantren. Harapan kita tindakan yang kita ambil ini bisa membuat Yudha lebih baik lagi, memperbaiki diri dan tidak akan mengulangi kesalahannya lagi,” Hasnur menambahkan.

Selama berada di pesantren Yudha, tidak cuma dibina mental dan sikapnya. Melainkan, ia juga tetap mendapat program latihan yang wajib dijalankannya untuk menjaga kondisinya agar tidak mengalami penurunan drastis.

“Selain dibina oleh pengasuh pesantren, Yudha juga dapat latihan dari pelatih yang kami siapkan khusus mendampinginya di pesantren,” ucap politikus partai Golongan Karya (Golkar) tersebut.

Sedangkan Yudha, menyatakan tidak masalah dengan keputusan manajemen Barito Putera. Ia mengaku hal tersebut merupakan konsekuensi yang harus diterima secara lapang dada.

“Saya meminta maaf kepada keluarga besar Barito Putera, timnas Indonesia dan seluruh masyarakat Indonesia atas kesalahan yang telah saya perbuat. Semoga ke depannya saya bisa lebih baik lagi, ini menjadi pelajaran buat saya sebagai pemain,” ujar Yudha.

“Setelah berbicara dengan orang tua dan manajemen saya sudah siap dan ikhlas menjalani ini. Supaya ke depannya saya bisa lebih baik lagi,” Yudha melanjutkan.

Yudha bersama rekan setimnya Serdy Ephy Fano kedapatan pulang ke hotel tempat menginap timnas Indonesia U-19 pukul 03.00 WIB. Video mereka di sebuah tempat hiburan malam beredar luas di media sosial.

Akibatnya, Yudha dan Serdy dicoret dari TC timnas Indonesia U-19. Mereka telah dipulangkan ke rumahnya masing-masing sejak beberapa pekan lalu.