Manajemen Persib Beri Toleransi bagi Pemain Ikut dalam Fun Football

Manajemen Persib Bandung tidak mempermasalahkan bila ada pemainnya yang tampil dalam ajang fun football bersama komunitas, selama masa libur kompetisi.

Sebelumnya, manajemen klub berjulukan Maung Bandung itu sempat mengeluarkan larangan bagi pemainnya tampil dalam ajang tidak resmi.

Bila ada pemain yang ketahuan melanggar, manajemen tidak akan segan memberikan sanksi tegas kepada pemain yang bersangkutan.

Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahyono menekankan, aturan tersebut berlaku bagi pemain yang ketahuan tampil dalam ajang tarkam.

Sementara itu, untuk kegiatan fun football atau pertandingan amal, pihaknya masih bisa memberikan toleransi.

Sebab, intensitas pertandingan dalam tarkam dan fun football berbeda.

Tensi pertandingan dalam fun football tak setinggi tarkam, sehingga risiko pemain mengalami cedera lebih rendah.

Selain itu, fun football juga bisa dijadikan pemain sebagai ajang untuk menjaga kebugaran fisik mereka.

“Ini kan beda-beda ya kalau yang istilahnya menjaga kebugaran dengan ikut turnamen tarkam (gak boleh),” kata Teddy saat dihubungi wartawan, Selasa (1/12/2020).

“Fun football kan kita seperti main sama Press FC (tim sepak bola wartawan Bandung), bukan sesuatu yang terlalu serius, tidak sampai ada risiko besar,” tutur dia.

Saat ini, para pemain Persib masih diliburkan. Rencananya, para pemain akan dikumpulkan kembali pada awal Januari 2021.

Teddy mengatakan, para pemain akan kembali menjalani latihan bersama bila kompetisi resmi digulirkan pada Februari.

Meski diliburkan, para pemain tetap diwajibkan menjalani program latihan mandiri.

Tujuannya agar kondisi fisik mereka tidak mengalami penurunan yang signifikan.

“Kalau memang februari sudah pasti kompetisinya berjalan, Januari semua pemain sudah harus kumpul dan mulai berlatih lagi,” ujar Teddy.