Manajemen Persib Optimistis Jadwal Kompetisi Tidak Bentrok dengan Piala Dunia U20

Manajemen Persib Bandung harap-harap cemas menanti jadwal resmi lanjutan Liga 1 2020-2021. Rencananya, kompetisi strata tertinggi sepak bola Indonesia itu akan bergulir pada Februari hingga Juli 2021.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) pun tengah menyusun jadwal kompetisi sembari menunggu izin keramaian dari pihak Polri.

Tanpa adanya izin dari pihak Kepolisian, kompetisi tentu tidak bisa digelar sesuai rencana.

Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahyono, berharap Kepolisian memberikan izin agar kompetisi bisa kembali diputar.

Maklum, kompetisi sudah terlalu lama ditangguhkan karena wabah virus corona. Terhitung sejak pertengahan Maret 2020.

Teddy juga berharap, bila kompetisi dilanjutkan, jadwalnya tidak bentrok dengan penyelenggaraan Piala Dunia U20.

Bila kompetisi sampai digelar beriringan dengan Piala Dunia, maka Persib akan kebingungan mencari stadion markas tim.

Pasalnya, Bandung ditunjuk sebagai daerah penyelenggara pertandingan Piala Dunia U20, dengan Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung ditunjuk sebagai stadion utama.

Meski begitu, sejumlah stadion seperti Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dan Stadion Sidolig pun ditunjuk sebagai stadion pendamping.

Kedua stadion tersebut akan menjadi venue latihan bagi peserta Piala Dunia U-20.

“Untuk jadwal kami belum tahu. Nanti liat dulu jadwalnya ada piala dunia diliburkan atau tidak, kan kami belum tahu,” ungkap Teddy saat dihubungi wartawan, Senin (30/11/2020).

Bila kompetisi tetap digulirkan saat Piala Dunia U20 berjalan, kemungkinan Persib harus mengungsi ke stadion lain saat melakoni laga kandang.

Sebab, mereka dipastikan tidak bisa bermarkas di Stadion GBLA atau Stadion Si Jalak Harupat, yang akan digunakan untuk Piala Dunia U20.

Teddy optimistis, PT LIB pasti akan menyusun jadwal kompetisi dengan baik.

Selain itu, Teddy juga meyakini, jadwal kompetisi tidak akan bentrok dengan jadwal Piala Dunia U20.

Sebab, gelaran Piala Dunia U20 juga tetap memerlukan kehadiran penonton di stadion.

“Saya optimistis PT LIB pasti menyusun jadwal sebaik mungkin. Lalu, logikanya tidak mungkin berbarengan karena mereka perlu penonton juga,” tegas Teddy.