PSS Menyambut Positif Kehadiran Bhayangkara Solo FC

Bhayangkara Solo FC makin melengkapi kekuatan poros bagian tengah Pulau Jawa dalam kompetisi Shopee Liga 1 tahun depan. Juara musim 2017 tersebut resmi pindah markas ke Stadion Manahan Solo.

Tim besutan Paul Munster sudah menetap di Kota Bengawan sejak beberapa hari terakhir. Bahkan klub yang sebelumnya bermarkas di Jakarta itu secara resmi sudah diperkenalkan ke publik sebagai klub baru dan membanggakan warga Solo, Jumat (27/11/2020).

Kepindahan The Guardians ke Solo, melengkapi adanya tiga wakil Shopee Liga 1 dari wilayah Jawa bagian tengah, yaitu bersama PSS Sleman yang merupakan jagoan dari DIY dan PSIS Semarang sebagai wakil Jawa Tengah lainnya.

Klub sesama Shopee Liga 1, PSS Sleman turut memberikan respons setelah Bhayangkara Solo FC bermarkas di Solo. Manajemen PSS melalui Dirut klub, Marco Gracia Paulo, menyambut positif adanya tetangga baru bernama Bhayangkara Solo FC.

Satu di antara keuntungan bisa dimiliki PSS, setelah Indra Kahfi dan kawan-kawan pindah ke Solo, adalah jarak tempuh ketika menjalani laga tandang. Sleman dengan Solo hanya berjarak sekitar 60 kilometer, sehingga sangat waktu tempuh cukup terjangkau.

“Kami menyambutnya dengan positif dan senang ada klub lain yang bermarkas dengan jarak yang secara geografis lebih dekat. Secara teknis, menambah daftar yang membuat kami tidak terlalu jauh untuk keluar kota,” terang Marco kepada Bola.com, Minggu (29/11/2020).

Skuat Bhayangkara Solo FC sudah mulai berkumpul di Solo. Rencananya mereka bakal menggelar pemusatan latihan pada pertengahan Desember.

Rencana tersebut tentu sekaligus membuat tim-tim lain, termasuk PSS, bisa mengikuti jejak Bhayangkara Solo FC untuk kembali melakukan persiapan jelang lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 yang akan digelar pada Februari 2021.

“Mungkin bisa memberikan sedikit angin segar buat tim lain, bahwa kompetisi benar-benar akan segera dimulai lagi. Positif dan senang tentunya, klub bisa kembali beraktivitas,” jelasnya.