Menyambut Liga 1 2020/21, PSIS Ogah Gegabah

Manajemen PSIS Semarang mengaku tidak akan terburu-buru dalam mempersiapkan tim jelang dilanjutkannya kompetisi Liga 1 2020/21.

Rencananya, PSSI dan PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) selaku operator liga akan melanjutkan kompetisi pada Bulan Februari 2021 mendatang dengan mengganti title yang sebelumnya Liga 1 2020 menjadi Liga 1 2020/21.

Namun, manajemen PSIS tak akan gegabah dalam mempersiapkan tim karena rasa trauma setelah sebelumnya sempat mempersiapkan tim pada akhir September lalu namun kompetisi belum dapat diputar karena masalah perizinan dari Kepolisian.

“Kami menunggu kepastian saja dulu dari PSSI dan PT. LIB. Sampai saat ini kan masih rencana, izin resmi juga belum didapat. Kita tunggu dulu saja lah,” ungkap General Manager PSIS, Wahyu Winarto, Minggu (29/11/20) malam.

“Kami sudah bonyok dua kali. Nanti pun kalau sudah ada kepastian, kami juga akan rapatkan dulu dengan manajemen dan tim pelatih dalam hal ini coach Dragan,” imbuh pria yang kerap disapa Liluk ini.

Pria yang juga wakil ketua DPRD Kota Semarang ini sedikit membocorkan bahwa apabila ada pertemuan dengan tim pelatih, manajemen klub akan menyampaikan beberapa kesulitan PSIS dalam mengarungi kompetisi Liga 1.

“Nanti akan kami bahas semua termasuk kondisi manajemen saat ini. Nanti kami carikan solusi bersama-sama dengan tim pelatih. Bagusnya gimana kan yang tahu tim pelatih dengan kondisi waktu yang mepet dan situasi serba sulit seperti ini,” tandas Liluk.

Sebelumnya, Yoyok Sukawi selaku CEO PSIS memang pernah mengatakan bahwa sampai saat ini timnya masih trauma seperti terkena prank apabila berbicara terkait persiapan kompetisi.

Hal ini tentu karena sangat berpengaruh dengan kondisi keuangan tim yang tidak ada pemasukan namun harus melaksanakan kegiatan operasional tim seperti latihan rutin. Dengan kondisi tersebut, bukan tidak mungkin PSIS akan melaksanakan persiapan cukup mepet jika kompetisi Liga 1 2020/21 jadi dilanjutkan pada Bulan Februari mendatang.

“Daripada terkena PHP (red-Pemberi Harapan Palsu) seperti kemarin. Kami tunggu, benar nggak kick off di Bulan Februari. Kalau benar, baru kami akan latihan,” kata Yoyok Sukawi.