Liga 1 Putri Belum Jelas, Arema FC Putri Pilih Panaskan Mesin

Arema FC Putri telah mulai memanaskan mesinnya meski belum ada kabar soal kepastian Liga 1 Putri musim selanjutnya.

Liga 1 Putri 2019 menjadi kompetisi sepak bola putri pertama yang sukses digelar di Indonesia.

Dalam kompetisi yang digelar pada 5 Oktober-28 Desember 2019 itu, Persib Bandung berhasil keluar sebagai juara.

Usai menyelesaikan satu musim, Liga 1 Putri belum mengumumkan adanya lanjutan kompetisi musim selanjutnya.

Hingga saat ini, belum terdengar kabar bila Liga 1 Putri 2020 akan digelar dalam waktu dekat.

Meski belum ada kabar mengenai pelaksanaan Liga 1 Putri, Arema FC Putri telah mulai memanaskan mesinnya.

Tim berjulukan Ongis Kodew itu baru saja merekrut gelandang berlabel timnas Indonesia, Syafira Ika Putri, yang musim lalu membela Tira Persikabo Putri.

Bahkan, Arema FC Putri kabarnya juga sudah mulai berlatih di tengah pandemi Covid-19.

Manajer Arema FC Putri, Fuad Ardiansyah, lantas membeberkan alasan timnya memilih memanaskan mesin di tengah ketidakjelasan kompetisi.

Menurut Fuad, Arema FC Putri ingin berkontribusi pada perkembangan sepak bola putri di Indonesia.

“Ada atau belum adanya kompetisi, Arema FC Putri akan selalu siap,” ucap Fuad dilansir Bolasport.com dari Tribun Jatim.

“Sesuai arahan manajemen untuk terus berkontribusi pada pengembangan sepak bola putri,” kata Fuad, Minggu (29/11/2020).

Fuad menambahkan bahwa timnya tidak hanya akan menggelar latihan seperti biasa.

Rencananya, setiap bulan Arema FC Putri akan menggelar pertandingan untuk melihat perkembangan tim.

Contohnya pada pekan lalu, Arema FC Putri baru saja menjuarai fourfeo yang digelar di Stadion Diponegoro, Banyuwangi.

Turnamen mini itu diikuti oleh Arema FC Putri, Jenggirat Angels, Persik Kradenan, dan Putri Banyuwangi.

“Tiap bulan kami selalu ada pertandingan untuk menjaga suasana kompetisi,” tutur Fuad.

“Saat ini ada 18 sampai 22 pemain yang aktif bersama kami,” jelasnya.