Bhayangkara Solo FC Incar 3 Pemain Lokal, Potensi Eksodus Pemain Persis Solo?

Persis Solo menanggapi santai rencana Bhayangkara Solo FC yang hendak memboyong pemain lokal untuk menjadi ikon baru klub Liga 1 tersebut.

Manajemen yakin para pemain putra daerah tetap berkomitmen membela tim meski Laskar Sambernyawa bermain di kompetisi kasta kedua. Masalahnya, Persis belum kunjung membuka pembicaraan terkait perpanjangan kontrak pemain.

Padahal kontrak penggawa Persis rata-rata akan berakhir Desember nanti. Hal ini bisa dimanfaatkan Bhayangkara untuk melobi sejumlah local hero yang ada di Laskar Sambernyawa.

Sebagai informasi, Persis punya lima pemain asal Soloraya yakni Tri Handoko, M. Isa, Andre Putra, Irfan Afghoni dan pemain muda Jujan Seto Prihartanto. Empat pemain yang disebut awal adalah pilar utama Salahudin untuk kompetisi mendatang.

Manajer Persis, Hari Purnomo, mengaku sudah mengetahui rencana Bhayangkara yang akan merekrut tiga pemain lokal untuk melengkapi skuatnya. Sejauh ini klub asuhan Paul Munster itu baru punya Wahyu Tri Nugroho sebagai perwakilan putra daerah.

Menurut Hari, langkah BSFC tersebut sah-sah saja sebagai upaya memikat publik Solo. Namun pihaknya yakin The Guardian tak akan mengincar pemain milik Persis.

“Kami sendiri yakin pemain lokal yang kami miliki akan tetap berada di klub. Loyalitas mereka tak perlu diragukan,” ujar Hari saat dihubungi Solopos.com, Minggu (29/11/2020).
Skema

Pihaknya menegaskan klub tak akan melepas Tri Handoko dkk. karena mereka sudah masuk skema starter Salahudin. Meski demikian Hari mengaku belum menyodorkan penawaran baru pada para pemain Persis meski kontrak mereka akan berakhir sebulan lagi.

Hari beralasan belum mendapat instruksi dari manajemen pusat terkait negosiasi kontrak anyar. “Kami sih inginnya segera. Semoga sebelum pergantian tahun [kontrak baru] sudah jelas sehingga pemain bisa benar-benar dipagari,” ucap Hari.

Sesepuh Pasoepati, Mayor Haristanto, mendesak manajemen Persis lebih greget dalam mengelola tim usai kehadiran BSFC. Mayor menilai keberadaan The Guardian di Solo bisa memacu Persis agar segera promosi ke Liga 1.

“Kehadiran tim baru perlu dilihat sebagai tantangan, bukan ancaman. Jika manajemen Persis serius membawa tim untuk promosi, saya yakin dukungan Pasoepati tidak ke mana-mana.”