Tak Dapat Izin dari Kepolisian, Arema All Stars Batal Tampil untuk Laga Amal

Mantan dan pemain Arema batal tampil dalam pertandingan amal pada Sabtu (28/11/2020) di Stadion Gelora Mas, Tumpang, Kabupaten Malang.

Padahal, mereka punya niatan memberikan hiburan sekaligus mengumpulkan sumbangan untuk pembangunan mushola setempat. Batalnya laga amal tersebut karena pihak Kepolisian tidak memberikan izin karena berpotensi menghadirkan banyak.

Pertimbangannya, laga itu diikuti pemain top di Malang, yakni Ahmad Alfarizi, Dedik Setiawan, Kushedya Hari Yudo, Beny Wahyudi dan beberapa nama lainnya. Mereka tergabung dalam Arema All Stars dan semula akan bermain melawan tim lokal.

Sesuai arahan mabes Polri, pada masa pandemi virus corona dan menjelang Pilkada, tidak ada izin keramaian yang dikeluarkan.

“Saya baru dapat kabar kalau Kepolisian tidak memberikan izin. Jadi pertandingan amalnya batal. Mau bagaimana lagi. Niatan kami sebenarnya baik. Untuk memberi hiburan dan menyumbangkan tenaga di laga amal,” kata asisten pelatih Arema FC, Kuncoro yang mendampingi tim Arema All Stars.

Kondisi ini membuat pemain Arema merasa betapa sulitnya menggelar sebuah pertandingan sepak bola.

Arema FC pernah diam-diam tanpa izin menggelar latihan bersama dengan tim Madura United awal bulan lalu. Namun saat hari H, Kepolisian Kabupaten Malang mendatangi Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang dan meminta pertandingan berakhir pada menit ke-75.

Selain itu, sampai saat ini, Liga 1 dan 2 belum berlanjut juga karena tidak keluarnya izin dari Kepolisian. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru memutuskan lanjutan kompetisi diputar awal tahun 2021. Namun, belum ada kepastian mengenai izin tersebut.